Aktivitas Fisik yang dapat Dilakukan Bersama Anak Sesuai dengan Usianya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Ada perbedaan besar antara aktivitas kebugaran keluarga untuk bayi dan aktivitas untuk remaja. Ketika anak-anak tumbuh, kebutuhan dan kemampuan mereka berubah, dan begitu pula jadwal keluarga. Tapi satu hal tetap konstan, saat Mom berbagi permainan aktif bersama, semua anggota keluarga mendapat manfaat. Berikut ini beberapa aktifitas kebugaran yang dapat dilakukan keluarga sesuai dengan usia anak.

Aktivitas Kebugaran Keluarga untuk Bayi dan Balita

Ketika anak-anak masih sangat kecil, mereka sering ikut serta. Gendong bayi di bagian depan dan ajaklah pergi jalan-jalan, atau dudukkan dengan aman ke kereta dorong joging saat Mom berlari. Biarkan dia melihat orangtuanya melakukan yoga di rumah

Setelah anak bisa berjalan, Mom dapat mendorong permainan fisik dengan aktivitas sederhana seperti berjalan-jalan tanpa strolle), mengunjungi taman bermain yang ramah untuk balita, menari dan bermain musik di rumah. Berikan banyak kesempatan kepada balita untuk menggerakkan tubuhnya, dan mulailah mengenalkannya pada aktivitas fitnes yang disukai, seperti hiking.

Kegiatan Kebugaran Keluarga untuk Anak-anak Prasekolah

Credit: Shutterstock.
Credit: Shutterstock.

Saat anak tumbuh, Mom dapat berbagi permainan yang lebih aktif bersama mereka dengan berenang, proyek seni, dan menjelajahi alam bebas. Jika anak bersekolah di prasekolah atau penitipan anak, pastikan kebijakannya mempromosikan aktivitas fisik. Anak prasekolah mempelajari banyak keterampilan motorik kasar yang penting saat bermain, dan dia membutuhkan bantuan Mom untuk menguasainya.

Pada usia ini, anak agak terlalu muda untuk olahraga terorganisir, tetapi dia mungkin melihat orang lain bermain terutama anak-anak lain dan mencoba perlengkapan dan mainan olahraga versi anak kecil. Jadikan permainan aktif sebagai bagian penting dari setiap hari, dan tunjukkan kepada anak bahwa kebugaran itu menyenangkan.

Kegiatan Kebugaran Keluarga untuk Anak Usia Sekolah

Ketika anak menginjak usia sekolah dasar, Mom akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk benar-benar berbagi aktivitas kebugaran. Anak mungkin tertarik untuk mencoba olahraga yang disukai orangtuanya. Anak-anak juga suka menemukan hal-hal baru dengan orangtuanya. Mom bisa belajar bersama dengan anak yang melatihnya untuk memiliki kegiatan fisik yang baik untuk kesehatan.

Kegiatan Kebugaran Keluarga untuk Remaja

ilustrasi kurang olahraga menyebabkan berat badan naik/pexels
ilustrasi kurang olahraga menyebabkan berat badan naik/pexels

Jika anak remaja tidak menyukai olahraga terorganisir, Mom dapat membantunya menemukan aktivitas kebugaran lain yang dia sukai. Lebih baik lagi jika itu sesuatu yang bisa dilakukan bersama. Kebugaran menawarkan banyak kesempatan untuk waktu bersama keluarga selama masa remaja, saat anak mampu melakukannya. Para orangtua bisa pergi berkemah, hiking, berlari, atau bersepeda bersama.

Tetapkan usia yang tepat untuk anak belajar latihan kebugaran. Ini sangat penting untuk kesehatan dan tumbuh kembangnya.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker