Aktivitas Vulkanik Sinabung Semakin Intens, Semburan Abu Sampai Aceh

Daurina Lestari, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pos Pemantau Sinabung, mencatat sejak bulan Januari hingga awal April 2021, sudah terjadi 50 kali erupsi gunung berapi yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu. Diperkirakan aktivitas vulkanik akan terus terjadi ke depannya.

Hal itu, diungkapkan oleh Petugas Pos Pemantau Sinabung, Armen Putra kepada wartawan, Selasa siang, 6 April 2021. Ia menjelaskan erupsi Gunung Sinabung dengan semburkan abu vulkanik mencapai 5 kilometer, dirasakan dampaknya sampai ke Provinsi Aceh.

“Faktor erupsi yang pertama adalah kegempaannya. Semakin tinggi kegempaan maka erupsi semakin tinggi. Kedua faktor deformasinya. Hingga saat ini Gunung Sinabung masih cukup tinggi untuk aktivitas kegempaannya,” jelas Armen.

Armen mengimbau masyarakat untuk waspada setiap aktivitas erupsi gunung Sinabung, dan menjauhi zona merah yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah untuk menghindari jatuh korban. Dan, selalu mengikuti arahan dari pihak terkait.

“Potensi Gunung Sinabung sampai saat ini masih sangat tinggi. Belakangan ini hampir tiap hari terjadi erupsi walaupun erupsinya berupa abu vulkanik yang ketinggiannya bervariasi 500 sampai 2.000 meter,” ungkap Armen.

Saat ini gunung Sinabung masih dalam status level III atau siaga. Jika terjadi hujan abu, Armen juga mengimbau masyarakat untuk memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," kata Armen.

Baca juga: Inggris Mungkin akan Larang Vaksin AstraZeneca bagi Kalangan Muda