Aktor Hollywood Armie Hammer Dituduh Lakukan Pemerkosaan Sadis

Lutfi Dwi Puji Astuti
·Bacaan 3 menit

VIVA – Bintang Hollywood Armie Hammer tersandung kasus. Kariernya hancur karena baru-baru ini aktor berusia 34 tahun itu dituduh melakukan pelecehan fisik atau pemerkosaan terhadap wanita.

Dikutip laman Irish Times, Jumat 19 Maret 2021, Departemen Kepolisian Los Angeles telah melakukan penyelidikan atas tuduhan seorang wanita yang mengaku dilecehkan secara seksual oleh aktor Armie Hammer.

Seorang wanita mengungkap pengakuan itu dan polisi mengatakan bahwa pihaknya telah dihubungi pada tanggal 3 Februari 2021 lalu oleh seorang pengacara yang mewakili seorang anggota komunitas perempuan. Setelah berbicara dengan wanita itu, polisi mengatakan, pihaknya memulai penyelidikan kepada Hammer.

"Ada penyelidikan terbuka di mana dia menjadi tersangka dalam dugaan penyerangan seksual," kata Petugas Norma Eisenman, juru bicara polisi Los Angeles. Dia menolak untuk membahas kasus tersebut secara lebih rinci.

Pihak kepolisian mengungkapkan penyelidikan tersebut setelah seorang wanita menuduh Hammer pada konferensi pers online pada hari Kamis bahwa Hammer telah memperkosanya selama lebih dari empat jam di Los Angeles pada 24 April 2017.

Dia mengklaim Hammer telah berulang kali membenturkan kepalanya ke dinding, bahkan akibat perlakuan sadis Hammer, wajah wanita itu mengalami memar. Hammer juga diceritakan telah memukuli kakinya dengan tanaman.

Dengan berlinang air mata, saat konferensi pers, wanita yang mengaku jadi korban pemerkosaan sadis itu mengungkapkan kejadian yang dia alami beberapa tahun lalu.

Dalam konfrensi pers yang diselenggarakan oleh pengacara Gloria Allred, wanita, yang berusia 24 tahun dan tinggal di Eropa itu menuduh bahwa, “Selama empat jam itu, saya mencoba melarikan diri, tetapi dia tidak mengizinkan saya. Saya pikir dia akan membunuh saya. Dia kemudian pergi tanpa mempedulikan saya. Saya sangat terkejut dan saya tidak percaya bahwa seseorang yang saya cintai melakukan itu kepada saya." Selengkapnya baca di halaman berikut.

Pengacara Hammer, Andrew Brettler, membantah tuduhan wanita itu dan menganggap si wanita keterlaluan.

"Sejak hari pertama, Tuan Hammer telah menyatakan bahwa semua interaksinya dengan wanita dan dengan setiap pasangan seksual lainnya, mereka melakukan atas kesepakatan bersama dan saling suka," kata Brettler.

Perjalanan Karier Armie Hammer

Seperti diketahui, Armie Hammer mulai dikenal sebagai aktor dalam film seperti The Social Network pada tahun 2010, di mana ia berperan sebagai Cameron dan Tyler Winklevoss, saudara kembar yang menuduh pendiri Facebook Mark Zuckerberg mencuri ide mereka.

Pada 2017 Hammer membintangi film dramatis Call Me by Your Name, di mana ia menerima nominasi Golden Globe untuk aktor pendukung terbaik, dan menjadi pengisi suara karakter dalam film Cars.

Di tengah karierya yang melonjak, pada Juli 2020, istri Hammer yang 10 tahun mendampinginya, Elizabeth Chambers mengajukan gugatan cerai dan karier Hammer saat itu sedang naik daun di tengah tuduhan dua wanita yang mengaku jadi korban pemerkosaan Hammer.

Pada awal Januari, sebuah akun anonim di Instagram menerbitkan pesan pribadi, yang konon ditulis oleh Hammer, yang berbunyi, antara lain, "Saya perlu minum darahmu dan Saya 100 persen kanibal." isi pesan itu beredar luas di media sosial.

Beberapa hari kemudian, Hammer keluar dari film yang akan dibintanginya dengan lawan main Jennifer Lopez, dan kemudian menarik diri dari seri Paramount tentang pembuatan film The Godfather. Klik halaman berikut untuk terus membacanya.

Seorang pengacara untuk Hammer pada Kamis malam merujuk pada pernyataan sebelumnya yang dia buat untuk menyangkal tuduhan bahwa dia telah melecehkan mantan pacarnya secara fisik.

"Pernyataan tentang Tuan Hammer ini jelas tidak benar," kata pengacara itu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada bulan Januari kepada majalah AS.

“Setiap interaksi dengan orang ini, atau pasangannya, sepenuhnya atas dasar kesepakatan dan atas dasar suka sama suka."

Pada konferensi pers dengan Allred, wanita itu mengatakan dia bertemu Hammer lewat Facebook pada tahun 2016 dan hubungan mereka berkembang, dan emosi dari kedua belah pihak menjadi sangat intens.

“Dia sering menguji kesetiaan saya padanya, dengan licik menghilangkan dan melewati batasan saya, karena dia menjadi semakin kejam,” katanya.

"Dia melecehkan saya secara mental, emosional dan seksual."