Aktor Sonny Chiba meninggal karena COVID-19

·Bacaan 2 menit

Aktor asal Jepang Sonny Chiba meninggal karena COVID-19 di usia 82 tahun.

Dilansir dari People, Jumat, manajer Sonny Chiba mengonfirmasi berita meninggalnya aktor tersebut pada Oricon News Jepang.

Baca juga: Aktor Jepang Nakagawa Taishi positif COVID-19

Dia mengabarkan bahwa Sonny meninggal pada Kamis (19/8) di rumah sakit saat berjuang melawan pneumonia yang disebabkan oleh COVID-19. Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa Sonny sebelumnya telah dirawat di rumah sakit sejak 8 Agustus lalu.

Sonny Chiba meninggalkan tiga orang anak yaitu uri Manase, Mackenyu Arata dan Gordon Maeda yang semuanya juga merupakan aktor.

Menanggapi kabar duka dari kematian aktor legenda tersebut, para penggemar dan pembuat film pun memberikan penghormatan kepada Sonny di media sosial.

"Sonny Chiba yang hebat meninggal hari ini pada usia 82, korban lain dari COVID-19," tulis penulis Ted Geoghegan di Twitter.

"Seorang legenda seni bela diri dengan enam sabuk hitam yang dimulai di TV tokusatsu, Chiba membuat lebih dari 120 film untuk Toei dan merupakan bintang aksi paling populer di Jepang selama beberapa dekade. Tonton salah satu filmnya hari ini." lanjutnya.

"Legenda aksi sejati. Film Anda abadi dan energi Anda adalah inspirasi," kata aktor Lewis Tan.​​​​​​ menambahkan.

Sonny Chiba lahir di Sadaho Maeda di Fukuoka, Jepang pada tahun 1939. Dia mulai belajar seni bela diri pada 1950-an di bawah bimbingan master Karate Masutatsu "Mas" Oyama. Dia mendapatkan sabuk hitam tingkat pertama pada tahun 1965.

Pada tahun 1984, Sonny memiliki sabuk hitam tingkat empat di karate dan kemudian memegang sabuk hitam tambahan di ninjutsu, shorinji kempo, judo, kendo dan karate goju-ryu.

Di Amerika Serikat, Sonny paling dikenal karena tampil dalam film Quentin Tarantino pada tahun 2003, "Kill Bill Volume 1". Dia memerankan tokoh Hattori Hanzo yang merupakan pensiunan ahli pedang dan memiliki restoran sushi yang membuat pisau untuk karakter Uma Thurman.

Tak hanya itu, Sonny juga sempat berperan dalam "The Fast and the Furious: Tokyo Drift" pada 2006. Dia memerankan Kamata, paman dari penjahat utama Takashi di film tersebut.

Baca juga: Aktor Jepang Hiroki Iijima positif COVID-19

Baca juga: Yokohama Ryusei positif COVID-19, proyek drama ditangguhkan sementara

Baca juga: Aktor Jepang Haruma Miura meninggal dunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel