Aktris Rusia Yulia Peresild Syuting Film di Stasiun Ruang Angkasa

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Aktris Rusia Yulia Peresild dan sutradara film Klim Shipenko tiba di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) pada Selasa 5 Oktober, menurut perusahaan antariksa negara Rusia Roscosmos.

Dikutip dari laman Xinhua, Rabu (6/10/2021) pesawat ruang angkasa Soyuz MS-19 berhasil membawa mereka.

Sementara ada pula kosmoaut Anton Shkaplerov ikut meluncur dari Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan pada Selasa 5 Oktober dan merapat ke modul Rassvet dari segmen ISS Rusia dalam mode manual.

Peresild dan Shipenko akan menghabiskan 12 hari di ISS untuk memfilmkan adegan untuk film terbarunya mendatang.

Judul film ini adalah The Challenge, yang akan menjadi film fiksi panjang fitur pertama yang diambil di ruang angkasa.

Film ini bercerita tentang seorang dokter wanita Rusia yang pergi ke ruang angkasa untuk menyelamatkan nyawa seorang kosmonaut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Wisata Ruang Angkasa Seberapa Mahal?

Ilustrasi astronot, ruang angkasa. (Photo by Niketh Vellanki on Unsplash)
Ilustrasi astronot, ruang angkasa. (Photo by Niketh Vellanki on Unsplash)

Bagi sebagian banyak masyarakat umum, kesempatan untuk terbang ke luar angkasa, merasakan sensasi bergerak di gravitasi nol, dan melihat bulan dari dekat hanyalah sebatas mimpi.

Paling nyata, kita hanya dapat "menduga" kondisi di luar angkasa dari berbagai film, serial TV, atau dokumenter yang mengangkat cerita di luar angkasa.

Akan tetapi, pada 28 April 2001, Dennis Tito berhasil mewujudkan mimpinya sebagai masyarakat umum pertama yang menjelajah angkasa atau wisata ruang angkasa.

Tito sendiri bukanlah seorang astronot, dia adalah seorang insinyur dan pengusaha asal Amerika Serikat berumur 80 tahun. Dikutip dari The Conversation.

Untuk satu kursi di pesawat ruang angkasa Rusia bernama Soyuz dan kesempatan berkunjung ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, dirinya rela merogoh kocek sebesar USD 20 juta atau sekitar Rp 290 miliar.

Sejak itu, dalam kurun 20 tahun hanya ada tujuh orang yang mengikuti jejak Tito melakukan wisata ke luar angkasa. Akan tetapi, jumlah tersebut akan bertambah dalam satu hingga dua tahun.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel