Akui Kekeliruan, Warga Pengadang Bantuan Gempa Cianjur Dilepas Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi mengamankan tiga orang warga yang mengadang mobil bantuan korban gempa Cianjur menuju lokasi terpencil. Ketiganya kemudian dilepaskan setelah mengakui kekeliruannya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengatakan pihaknya telah meminta keterangan dari tiga orang warga yang diduga terlibat pengadangan. "Tadi diamankan 3 orang dan diperiksa. Ternyata memang mereka termasuk warga yang terdampak, mereka akhirnya menyadari kekeliruannya," katanya melalui pesan singkat, Rabu (23/11).

"Setelah diperiksa dan diklarifikasi, ketiga orang tersebut dikembalikan dengan dibekali bantuan, berupa kebutuhan pengungsian," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, upaya penyaluran bantuan untuk korban gempa Kabupaten Cianjur terkendala oleh pengadangan warga. Informasi mengenai pengadangan itu diunggah oleh akun twitter @Kangjaill.

Dalam cuitannya, ia menayangkan dua video. Dalam rekaman singkat, tampak warga mengadang mobil berisi bantuan.

"Kita dijegat ya..orang orang ini minta bantuan diturunin disini. Sementara kita Mau ke ujung ..orang orang ini brentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulan Lokasi tidak jauh dari SMP Terbuka Cigunang Rancagoong. Hati hati buat semua relawan..," cuit dia.

Dalam cuitan lanjutan, rombongan mobil tersebut memilih mundur dan mencari jalan atau rute menuju lokasi tujuan yang disebut masih kurang mendapatkan bantuan.

"Kita lanjut kita cari jalan lain ya yg penting sampe lokasi yg kita tuju Desa Sarampad Cigunang. Kaga boleh nyerah kita ..Bawa amanah orang," tulisnya. [yan]