Akuisisi Inalum, Pemerintah Siapkan Rp 7 Triliun  

  • Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    Tempo
    Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    TEMPO.CO , Jakarta - Jalur ganda rel kereta api lintas utara Pulau Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya dipastikan siap beroperasi pada akhir April 2014. pekan depan. Menurut juru bicara Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Muhartono, dari total jalur ganda sepanjang total 727 kilometer, hanya 8 kilometer yang belum siap 100 persen. (Baca : Double Track Kereta Lintas Jawa Rampung Maret). …

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    Tempo
    Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    TEMPO.CO , Jakarta - Meski menuai penolakan dari serikat karyawan, sejumlah analis menilai akuisisi PT Bank Tabungan Negara (Persero) oleh PT Bank Mandiri (persero) bakal memperkuat portofolio kredit keduanya. BTN diperkirakan akan memperkuat posisi di pasar properti. »Keberadaan BTN juga akan menambah portofolio kredit Bank Mandiri,” kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo, kepada Tempo. …

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Hadiyanto, mengatakan pemerintah akan menyiapkan dana tunai sebesar Rp 7 triliun untuk mengambil alih PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang saat ini dimiliki oleh konsorsium pengusaha Jepang. Untuk tahap pertama akan disediakan Rp 2 triliun.

"Dialokasikan dalam dana investasi pemerintah pada APBN-P 2012," ujar Hadianto saat kerja dengan Komisi Keuangan dan Perbankan DPR, di Jakarta, Senin, 2 Juli 2012. Sisanya, kata dia, akan disiapkan dalam APBN 2013 sebesar Rp 5 triliun.

Ia menjelaskan anggaran investasi ini harus disediakan untuk melaksanakan kewajiban kontrak dengan investor Jepang. Dalam kontrak disebutkan eksekusi harus dilaksanakan paling lama 30 tahun sejak produksi. Artinya, pemerintah harus mengambil alih paling lambat tahun 2013.

Pemerintah sebenarnya memiliki dana sebesar US$ 625 juta di Inalum yang diperkirakan bisa cair tahun depan. "Kalau dana tersebut bisa di net-off, kemungkinan dana yang dibutuhkan tidak sebesar itu," kata Hadiyanto.

Ia menjelaskan sikap utama pemerintah terkait dengan inalum adalah mengeksekusi pembelian aset terlebih dulu. Hal itu diyakini akan menguntungkan. Penjualan perusahaan tahun ini saja tercatat US$ 577 juta dan diproyeksikan bisa menghasilkan laba besar tahun ini.

Saat ini Inalum dimiliki pemerintah Indonesia sebesar 41,12 persen dan konsorsium swasta-pemerintah Jepang yang tergabung dalam Nippon Asahan Alumunium (58,88 persen). Kontrak karya antara kedua pihak diteken pada 7 Juli 1975 di Tokyo. Kerja sama akan berakhir Oktober 2013.

GUSTIDHA BUDIARTIE

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...