Al-Khairaat gelar seminar usulkan SIS Aljufrie Pahlawan Nasional

Komisariat Wilayah Alkhairaat Provinsi Maluku Utara kerja sama dengan IAIN Ternate akan menggelar seminar nasional untuk mengusulkan Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie sebagai Pahlawan Nasional 2022.

"Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie dikenal Guru Tua akan perjuangkan sebagai pahlawan nasional," kata pengurus Al-Khairaat Maluku Utara, Alwi Sagaf Alhadar, di Ternate, Kamis.

Ia menyatakan, dalam seminar itu akan menghadirkan Ketua Dewan Pers Nasional, Prof Dr Azyumardi Azra, guru besar Unkhair Ternate, Prof Dr Gufran Ali Ibrahim MS, Kepala Perpustakaan Nasional, Syarif Bando, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, Rektor Unisa Palu, Dr Umar Alathas, serta dari IAIN Datokarama Palu, Dr Gani Jumat.

Baca juga: Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu buka posko mudik Lebaran

Seminar ini sengaja menghadirkan Azra, yang pernah menulis buku tentang perjuangan SIS Aljufrie di Indonesia dan sering berkunjung ke Palu dalam acara peringatan ulang tahun penggagas warna bendera Republik Indonesia, Merah-Putih ini.

SIS Aljufri melalui lembaga pendidikan Alkhairaat tidak hanya mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya, tetapi juga sebagai alat dan basis perlawanan terhadap penjajah sejak 1930, saat awal mula Alkhairaat didirikan di Palu.

Baca juga: Kisah 18 jam pemulihan sistem navigasi penerbangan pascagempa

Alhadar menyebut, masih banyak fakta sejarah terkait aksi heroik atas jasa-jasanya, pemerintah melalui petikan Keputusan Presiden Nomor : 53/TK/Tahun 2010 menganugerahkan Bintang Maha Putera Adipradana.

Bukan itu saja, kata dia, Pemerintah Kota Palu telah menetapkan nama bandar udara di Kota Bawang Goreng itu dengan nama Bandara Mutiara SIS Aljufrie.

Seminar berskala nasional ini akan digelar pada 6 September 2022 bertempat di Auditorium IAIN Ternate, Dufa-Dufa, Ternate.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Muhammad Ismail, saat dihubungi menyatakan, pihaknya tetap mendukung adanya usulan sejumlah tokoh seperti Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie untuk menjadi pahlawan nasional.