Alami Pelecehan di Ruang Publik, Cinta Laura: Aku Datangi Orangnya

Lutfi Dwi Puji Astuti, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA Cat calling merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual di ranah publik dan bisa dialami siapapun. Termasuk artis sekaligus Duta Anti-Kekerasan Anak dan Perempuan, Cinta Laura yang sempat mengalami perilaku tak menyenangkan itu.

Cat calling kerap dianggap sepele oleh banyak orang. Biasanya, cat calling ini kerap dijumpai di ruang publik dengan bentuk pelecehan verbal. Seperti, pria yang mengomentari fisik wanita yang tak dikenalnya, bisa juga dengan hanya melihat dengan cara tak biasa pada orang lain yang tak dikenalnya.

Bentuk pelecehan ini, apapun caranya, sangat memberi rasa tak aman dan tak nyaman bahkan takut untuk bisa beraktivitas di ruang publik. Perilaku ini pun rupanya sempat dialami oleh Cinta Laura saat dirinya tengah berjalan kaki di pusat kota.

Kala itu, ia mengaku tengah memakai pakaian tertutup dan masker yang menutupi bagian hidung dan bibirnya. Nyatanya, itu tak membuat orang lain untuk berhenti melakukan pelecehan secara verbal. Berikut penjelasan Cinta.

"Aku keluar dari mobil dengan mengenakan celana panjang dan pakaian tertutup. Pakai masker juga. Tiba-tiba, ada yang bilang 'uuu seksi sekali'," ungkap artis 27 tahun itu dalam acara virtual Stand Up Melawan Pelecehan di Publik dari L'Oreal Paris, baru-baru ini.

Tak gentar, pelantun You Say Aku itu langsung meraih ponselnya dan mendatangi sosok yang melakukan cat calling padanya. Dengan keberaniannya, pemain film Oh Baby itu segera menyodorkan ponselnya untuk merekam pelaku cat calling.

" Aku keluarkan hp aku, nyalain videonya, aku datangin orangnya dan bilang 'mas mau bilang itu lagi? Saya laporkan langsung'. Dan dia langsung kelihatan takut," sambung Cinta Laura.

"Apapun yang digunakan bajunya, semua perempuan bisa kena pelecehan seksual," tambahnya lagi. Selengkapnya di halaman berikutnya.

Artis keturunan Jerman-Indonesia itu turut menyampaikan bahwa pelecehan seksual bisa terjadi di media sosial. Ia pun menyarankan agar masyarakat mampu melindungi data pribadi dengan memisahkan akun pribadi dan pekerjaan di media sosialnya.

"Jangan percaya third party application atau alamat situs yang dikasih secara online. Banyak hacker yang bisa akses data pribadi dan menggunakan data itu untuk hal yang tidak baik," lanjut pelantun Penghianat Cinta itu.

Selain itu, pelaku pelecehan juga kerap ada di lingkungan sekitar, bahkan orang yang dikenal sekalipun. Namun, Cinta Laura menegaskan agar masyarakat mau melawan dengan cara membuat bukti dan melaporkannya.

"Jangan meladeni pelaku. Pelaku bisa memanipulasi dan mengintimidasi kita supaya takut. Cukup screenshot dan laporkan," pungkasnya.