Alarm untuk Raphael Varane! Posisinya di Timnas Prancis Bisa Direbut 4 Pemain Muda Ini

Bola.com, Jakarta - Timnas Prancis mulai menyiapkan regenerasi, terutama setelah kesuksesan meraih Piala Dunia edisi terakhir di tahun 2018. Sejumlah pemain senior seperti Raphael Varane harus menjaga performanya jika tidak ingin digusur pemain muda yang diberi kesempatan membela Timnas Prancis.

Didier Deschamps telah memanggil 23 pemain terbaiknya menghadapi Austria dan Denmark di UEFA Nations League 2022/2023. Sang pelatih tentu ingin Timnas Prancis mendapat hasil bagus pada dua laga tersebut.

Dalam pemanggilan tersebut, Deschamps membawa beberapa pemain yang tergolong muda. Nama-nama pemain muda yang sedang bersinar bersama klub dipanggil seperti Jules Kounde hingga Dayot Upamecano.

Dengan dipanggilnya pemain-pemain muda potensial itu, pemain senior seperti Raphael Varane terancam kehilangan posisinya. Berikut empat bek tengah muda yang mengancam Raphael Varane di Timnas Prancis.

Benoit Badiashile

4. Benoit Badiashile (AS Monaco) - Chelsea memiliki kombinasi yang bagus di lini pertahanan dengan memainkan Kurt Zouma dan Fikayo Tomori. Namun Chelsea bisa mempertimbangkan merekut jagoan baru AS Monaco, Benoit Badiashile, untuk menambah kekuatan lini belakang mereka.(AFP/Frederick Florin)
4. Benoit Badiashile (AS Monaco) - Chelsea memiliki kombinasi yang bagus di lini pertahanan dengan memainkan Kurt Zouma dan Fikayo Tomori. Namun Chelsea bisa mempertimbangkan merekut jagoan baru AS Monaco, Benoit Badiashile, untuk menambah kekuatan lini belakang mereka.(AFP/Frederick Florin)

Benoit Badiashile mendapatkan panggilan pertamanya bersama timnas Prancis. Sebelum ini, Badiashile telah menjadi andalan Timnas Prancis U-21.

Pemain berusia 21 tahun menjadi andalan AS Monaco dan sudah memainkan sembilan laga. Badiashile dikenal sebagai bek yang kuat. Dia mempunyai tinggi badan menjulang yakni 194 meter.

Dengan performanya konsisten di Ligue 1, bukan tak mungkin di masa depan Badiashile berpeluang menggusur Raphael Varane menjadi starter.

Jules Kounde

Jules Kounde. Bek tengah Sevilla berusia 23 tahun ini telah menjadi incaran Chelsea sejak bursa transfer musim panas 2021/2022 lalu. Hingga bursa transfer musim ini pun Chelsea terus berjuang mendapatkan pemain asal Prancis tersebut, apalagi The Blues baru ditinggal dua pemain belakang andalannya, Andreas Christensen dan Antonio Ruduiger. Apa daya, sang pemain lebih memilih bergabung dengan Barcelona denagn nilai transfer 50 juta euro dan terikat kontrak hingga Juni 2027. (AFP/Pau Barrena)
Jules Kounde. Bek tengah Sevilla berusia 23 tahun ini telah menjadi incaran Chelsea sejak bursa transfer musim panas 2021/2022 lalu. Hingga bursa transfer musim ini pun Chelsea terus berjuang mendapatkan pemain asal Prancis tersebut, apalagi The Blues baru ditinggal dua pemain belakang andalannya, Andreas Christensen dan Antonio Ruduiger. Apa daya, sang pemain lebih memilih bergabung dengan Barcelona denagn nilai transfer 50 juta euro dan terikat kontrak hingga Juni 2027. (AFP/Pau Barrena)

Jules Kounde perlahan menemukan sentuhan terbaiknya bersama Barcelona, meskipun dipasang sebagai bek kanan. Pada duel Elche, Kounde berhasil mengantarkan timnya meraih kemenangan dan tampil solid.

Posisi natural Kounde adalah bek tengah. Meskipun posturnya yang tidak terlalu tinggi, bek 23 tahun mampu menutupi kekurangan tersebut dengan intersep dan tackling bersih yang sangat bagus. Ia mempunyai kelebihan dalam hal kecepatan.

Eks pemain Sevilla ini bisa menjadi opsi bagi Deschamps untuk mengisi posisi bek tengah selain memasang seorang Raphael Varane saat berjumpa Austria.

Dayot Upamecano

Bek Prancis, Dayot Upamecano (kanan) melakukan pemanasan selama mengikuti sesi latihan di Clairefontaine-en-Yvelines (19/9/2022). Latihan ini sebagai bagian dari persiapan tim untuk berlaga melawan Austria di Stade de France pada 22 September dan dilanjutkan tiga hari kemudian melawan Denmark di Copenhagen dalam lanjutan laga UEFA Nations League. (AFP/Franck Fife)
Bek Prancis, Dayot Upamecano (kanan) melakukan pemanasan selama mengikuti sesi latihan di Clairefontaine-en-Yvelines (19/9/2022). Latihan ini sebagai bagian dari persiapan tim untuk berlaga melawan Austria di Stade de France pada 22 September dan dilanjutkan tiga hari kemudian melawan Denmark di Copenhagen dalam lanjutan laga UEFA Nations League. (AFP/Franck Fife)

Pemain selanjutnya yang mampu menggeser peran Raphael Varane adalah Dayot Upamecano. Musim ini, Upamecano selalu menjadi andalan Juliann Nagelsman di Bayern Munchen.

Pemain berusia 23 tahun punya kemampuan yang lengkap sebagai seorang bek. Bukan hanya tangguh ketika harus bertahan dan melakukan duel satu lawan satu, Upamecano juga punya kemampuan build-up yang sangat bagus.

Tak heran, Upamecano menjadi pemain tak tergantikan dan mencatatkan 10 kali penampilan di semua ajang bersama Bayern Munchen di musim ini.

William Saliba

Pemain Arsenal William Saliba (kiri) berebut bola dengan pemain Bournemouth Kieffer Moore pada pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris di Stadion Vitality, Bournemouth, Inggris, 20 Agustus 2022. Arsenal menang 3-0. (Glyn KIRK/AFP)
Pemain Arsenal William Saliba (kiri) berebut bola dengan pemain Bournemouth Kieffer Moore pada pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris di Stadion Vitality, Bournemouth, Inggris, 20 Agustus 2022. Arsenal menang 3-0. (Glyn KIRK/AFP)

Nama terakhir yang berpotensi mengancam tempat Raphael Varane sebagai bek tengah timnas Prancis adalah William Saliba. Eks Saint Ettiene memang tengah berkembang pesat bersama The Gunners.

Dilansir dari Whoscored, Saliba juga mencatatkan tujuh penampilan di Premier League, mengemas dua gol, dan satu assist. Ketika Deschamps memanggilnya untuk memperkuat timnas Prancis, pemain berusia 21 tahun ini tampak senang dan siap bersaing.

"Ketika Anda mewakili negara Anda, itu luar biasa dan mimpi saya dalah bermain di Piala Dunia dengan negara saya, dan saya berharap akan berada di tim untuk Piala Dunia ” kata Saliba secara eksklusif kepada Sky Sports.

Disadur dari: Bola.net (Yoga Radyan/Asad Arifin, published 21/10/2022)