Alasan Anindya Bakrie Tertarik Maju Jadi Calon Ketua Umum Kadin

·Bacaan 2 menit

VIVA – Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Anindya Bakrie akhirnya buka-bukaan terkait dirinya yang tertarik maju sebagai kandidat Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Hal itu diungkapkan Anin panggilan akrab Anindya Bakrie di saat melakukan silaturahmi bersama Pemimpin Redaksi (Pemred) media massa nasional di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin 24 Mei 2021.

Dalam pertemuan tersebut Anin menyampaikan mengapa dirinya tertarik maju menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia dan mengapa dirinya lakukan pada saat kondisi ekonomi nasional sedang tertekan.

Menurut Anin, dirinya tertarik menjadi Ketum Kadin karena telah melihat Kadin sebagai sebuah rumah besar yang bisa menjembatani dunia usaha dan pemerintah saat ini, berdasarkan UU Nomor 1 tahun 1987.

Dengan demikian, berdasarkan aturan itu Kadin bisa menjadi payung dunia usaha dengan tugas memfasilitasi gap dunia usaha dengan pemerintah sehingga peran strategis Kadin sebagai mitra pemerintah dan sebaliknya jadi kunci.

"Setelah tekuni 15 tahun, mengapa di Kadin, karena visi misi nya ingin memberi manfaat pada para anggota Kadin daerah dan asosiasi untuk menjadi mitra yang baik bagi pemerintah," jelas Anin.

Lalu, mengapa terjun jadi Calon Ketum Kadin pada saat ini, Anin mengakui dirinya selama dua tahun terakhir telah melihat dan merasakan pandemi COVID-19 telah memukul ekonomi dunia termasuk Indonesia.

Untuk itu, Anin menilai besarnya dampak COVID-19 yang telah dirasakan perlu diatasi dengan bersama-sama pemerintah melakukan trobosan-trobosan untuk bangkit dari pandemi dengan bertransformasi.

Sebab pada 2019-2020 di mana semua bicara industri 4.0, itu juga sulit bagi Indonesia sebagai negara untuk bertransfromasi, ditambah lagi dengan pandemi. "Jadi tanpa covid sudah susah, apalagi dengan ada covid," ujarnya.

Tak sampai di situ, Anin juga mengungkapkan dirinya maju dari Kadin juga untuk mendukung terobosan yang luar biasa yang sudah dibuat Presiden Jokowi yaitu Undang-undang Cipta Kerja, Pemulihan Ekonomi Nasional dan Vaksinasi.

"Sekarang peran Kadin dalam hal seperti ini, pasca UU cipta kerja, pasca program PEN, pasca vaksin adalah kerja sama memastikan implementasinya jalan," jelasnya.

Sedangkan, Ketua Forum Pemred Kemal E. Gani mengungkapkan tertarik dengan alasan yang disampaikan Anindya Bakrie, sebab ekonomi bisa jalan bila dunia usaha berjalan baik, dan itu bisa jalan dengan kebijakan yang kondusif.

Untuk itu, ia berharap, peran Kadin ke depan dapat membuat kebijakan pro bisnis menjadi sangat penting, apalagi kondisi ekonomi kita sangat parah sejak pandemi COVID-19, terutama teman-teman bisnis di daerah.

"Diharapkan visi misi tadi bisa diwujudkan terutamanya untuk pengusaha daerah, sebab kita tahu pusat ekonomi masih di jawa, terbesar di Jakarta dan tantangannya Kadin itu bisa buat kebijakan usaha di daerah bisa di akselerasi," ujarnya.