Alasan Beberapa Bayi Memiliki Rambut dan Sebagian Tidak

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ada sebuah kepercayaan yang mengatakan bahwa wanita yang mengalami sakit maag saat hamil akan memiliki bayi dengan kepala penuh rambut.

Mengutip dari Bright Side, Rabu (7/4/2021), beberapa orang percaya bahwa hormon yang dilepaskan selama kehamilan juga dapat mengontrol pertumbuhan rambut bayi.

Terlepas dari benar atau tidak, sebenarnya beberapa bayi datang ke dunia dengan rambut dan beberapa tidak.

Rambut bayi baru lahir mungkin terlihat berbeda saat mereka bertambah usia dan bertambah besar, namun rambut bayi mungkin sedikit mirip dengan rambut yang akan mereka miliki ketika mereka dewasa.

Meskipun para ahli tidak 100 persen yakin mengapa beberapa bayi dilahirkan dengan rambut dan beberapa tidak, mereka percaya bahwa gen dan DNA mungkin berperan di dalamnya.

Biasanya pertumbuhan rambut terjadi sekitar minggu ketiga puluh kehamilan, jika rambut bayi mulai tumbuh di dalam rahim, kemungkinan besar ia akan lahir dengan rambut di kepalanya.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Pertumbuhan rambut bayi berbeda-beda

Ilustrasi bayi. (Bola.com/Pixabay)
Ilustrasi bayi. (Bola.com/Pixabay)

Pertumbuhan rambut bayi juga bisa terjadi karena hormon sang ibu, jika kadar hormon tinggi di dalam rahim maka dapat membantu mendorong pertumbuhan rambut bayi.

Namun setelah melahirkan, kadar hormon turun secara signifikan, hal ini memperlambat pertumbuhan rambut bayi yang baru lahir.

Karena bayi dilahirkan dengan jumlah rambut yang berbeda, beberapa orang tua khawatir bahwa sang ibu tidak memiliki cukup nutrisi selama kehamilan atau bayi tidak mendapatkan cukup kalsium.

Tetapi ini sebenarnya tidak benar, dan normal bagi bayi untuk memiliki rambut yang sedikit hingga usia 1 tahun.

Beberapa bayi baru lahir juga memiliki rambut halus yang akan rontok dan ini adalah hal yang normal.

Kebanyakan bayi baru lahir kehilangan sebagian atau seluruh rambut mereka dalam 6 bulan pertama.

Mereka biasa kehilangan rambut karena kulit kepala mereka bergesekan dengan kasur atau jika mereka memiliki kebiasaan membenturkan kepala.

Gesekan seperti itu akan berkurang begitu mereka mulai lebih banyak bergerak, duduk, atau mengatasi kebiasaan ini.

Reporter: Veronica Gita

Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah Covid-19

Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Juga Video Berikut Ini: