Alasan Denada Tak Lagi Memperlihatkan Wajah Anaknya pada Publik

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Sejak anaknya jatuh sakit, Denada tidak pernah lagi memperlihatkan wajah buah hatinya yang bernama Aisha itu. Seperti diketahui, anak dari Denada mengidap leukemia.

Saat mengunggah foto sang anak, Denada kerap menutup wajah Aisha dengan sticker. Tampaknya ini dilakukan agar publik tidak melihat perubahan fisik dari Aisha.

"Dulu itu saat dia pertama kali melakukan kemoterapi, itu fisiknya berubah sekali. Biasalah karena kita sudah dikasih tahu kalau menjalani kemoterapi bakal mengalami rontok rambut, kulitnya menghitam," kata Denada dikutip dari acara Pagi-Pagi Ambyar, beberapa waktu lalu.

TERKAIT: Denada Ungkap Alasan Tak Lagi Perlihatkan Wajah Anak ke Publik

TERKAIT: Cerita Denada yang Hanya Punya Rp200 Ribu Saat Tinggal di Singapura

TERKAIT: Denada Ungkap Kondisi Sang Putri, Sudah Membaik Hingga Keinginan Pulang ke Indonesia

Rambut Rontok

Denada dan Aisha (Instagram/denadaindonesia)
Denada dan Aisha (Instagram/denadaindonesia)

Rupanya Aisha sempat bertanya kepada sang ibunda mengapa rambutnya mengalami kerontokan. Ini merupakan pertanyaan yang sangat sulit dijawab oleh Denada.

"Karena aku dulu nggak bilang kalau kamu tuh sedang melakukan treatment untuk mengalahkan kanker. Dia nggak tahu. Aku cuma bilang kamu kurang sehat, sekarang kita ada di Singapura supaya kamu menjadi lebih sehat, lebih kuat," ujar Denada.

Menutupi

Denada dan Aisha (Instagram/denadaindonesia)
Denada dan Aisha (Instagram/denadaindonesia)

Denada dan keluarga juga menutupi efek kemoterapi dari Aisha. Termasuk saat Aisha mengalami kerontokan.

"Pada saat mulai rontok, itu kita kaget sekali. Kita berusaha nutupin kalau dia tidur atau nempel di sofa, begitu bangun rambutnya ketinggalan. Aku sama saudaraku kita ambil, kita umpetin, kita buang, supaya dia enggak sadar," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel