Alasan di Balik Teknik Pewarnaan Rambut Balayage Populer dan Digemari

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Mewarnai rambut kerap dipilih banyak orang untuk mengubah tampilan. Begitu pula di kala pandemi, ternyata tak sedikit dari kaum Hawa yang justru mewarnai rambut mereka, meski harus di rumah saja.

Brand General Manager L’Oréal Professionnel Hendra Purjaka menyampaikan, regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM dapat jadi alasan banyak perempuan untuk tak mengubah penampilan. Menurut Riset Kantar, IPSOS Covid Barometer June 2020, ada fakta menarik yang diungkap.

"Namun ternyata selama pandemi, minat terhadap warna rambut naik sebesar 36 persen. Ini menunjukkan bahwa walaupun di rumah saja, mengubah tampilan warna rambut masih menjadi keinginan banyak perempuan di Indonesia," kata Hendra dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com.

Berdasarkan laporan LOréal CMI Indonesia Agustus 2021, perempuan senang mewarnai rambut untuk mengekspresikan diri, tampil lebih cantik dengan effortless dan tampil trendi mengikuti warna rambut yang sedang tren. Kedua warna favorit itu adalah brown dan brunette.

Tak sedikit pula perempuan menginginkan teknik pewarnaan Balayage. Ini merujuk pada kata "Balayage" yang trending topic dengan kenaikan 120 persen di konsumen Indonesia sejak 2018, menurut data Google Trend.

Lantas, apa yang membuat teknik pewarnaan rambut Balayage begitu populer dan digemari? Menurut laporan LOréal CMI Indonesia Agustus 2021, Balayage memberi tampilan rambut yang menyatu sempurna dan cantik berkilau, layaknya terpapar sinar matahari.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ragam Varian

Popularitas teknik pewarnaan rambut Balayage melesat dan kian digemari sejak 2018. (dok. L'Oréal Professionnel)
Popularitas teknik pewarnaan rambut Balayage melesat dan kian digemari sejak 2018. (dok. L'Oréal Professionnel)

Selain itu, Balayage juga menghadirkan efek berdimensi sehingga membuat tampilan rambut lebih bervolume dan tidak flat. Balayage juga mampu menghasilkan tampilan rambut yang berdimensi.

Rangkaian warna Balayage pun beragam. Piliha itu mulai dari Ash Blonde Balayage, Brunette Balayage, Ash Brown Balayage, Smokey Balayage hingga Lavender Balayage.

Di sisi lain, masih banyak yang belum berani mencoba teknik pewarnaan Balayage saat sudah bisa kembali ke salon. Hal ini dikarenakan ada yang merasa Balayage tampak kurang alami, tidak sesuai kepribadian, dan kurang sesuai untuk warna kulit Indonesia.

Apa Itu Balayage?

Ilustrasi Balayage | pexels.com/@ulltangfilms
Ilustrasi Balayage | pexels.com/@ulltangfilms

Dilansir dari Purewow, Minggu, 22 Agustus 2021, Balayage adalah istilah dari bahasa Prancis yang berarti "menyapu". Hal tersebut merujuk pada cara warna yang diterapkan pada rambut dalam sapuan layaknya cat.

Balayage yang dilakukan dengan baik menghasilkan warna yang lembut dan tampak alami. Hal ini dapat dicapai lewat aplikasi freehand atau yang biasanya tidak memerlukan foil, meski beberapa stylist menggabungkannya untuk hasil yang lebih drastis.

Karena aplikasinya, transisi antara bagian rambut yang lebih gelap dan lebih terang jauh lebih mulus dan menyatu. Ini menjadikan Balayage pilihan populer bagi banyak orang karena keserbagunaannya dan betapa mudahnya perawatannya.

Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan

Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel