Alasan Dogecoin Kini Populer Ketimbang Bitcoin

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Dogecoin menjadi salah satu mata uang digital yang menyita perhatian baru-baru ini, bahkan paling panas. Nilai kapitalisasi pasar dogecoin sekarang hampir USD 50 miliar atau sekitar Rp 729,18 miliar (asumsi kurs Rp 14.583 per dolar AS).

Berdasarkan data CoinMarketCap, dogecoin masuk lima besar mata uang kripto paling berharga di pasar. Sepanjang tahun berjalan 2021, dogecoin naik lebih dari 6.000 persen.

Harga dogecoin naik dua kali lipat pada Jumat, 16 April 2021 setelah CEO Tesla Elon Musk unggah cuitan soal dogecoin untuk kesekian kalinya.

Permintaan dogecoin juga melonjak tajam pada pekan ini. Bahkan sempat membuat sistem perdagangan uang kripto Robinhood rusak.

Lalu apa itu dogecoin?

Seperti mata uang kripto, dogecoin termasuk mata uang digital yang dapat dibeli dan dijual seperti investasi dan dibelanjakan seperti uang.

Meski setiap kripto unik, ia memiliki beberapa kesamaan dengan mata uang kripto lainnya yang lebih terkenal. Kodenya didasarkan pada skrip untuk litecoin, misalnya. Akan tetapi, ada beberapa perbedaan utama.

Tidak seperti bitcoin, yang telah menetapkan 21 juta sebagai jumlah terbatas dari mata uang digital, dogecoin memiliki 129 miliar koin yang beredar dan akan terus membuat blok koin baru tersedia untuk ditambang setiap tahun.

Tidak Banyak Digunakan di Dunia Nyata

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Itulah bagian dari alasan satu dogecoin saat ini dihargai sekitar tiga sen dan bitcoin senilai USD 62.000. Meski kripto semakin diterima sebagai mata uang untuk membeli barang, dogecoin tidak banyak digunakan di dunia nyata. Dogecoin memiliki beberapa pasar khusus termasuk memakai dogecoin untuk memberikan tips kepada seniman online.

Pembeda utamanya dilihat dari komunitas online yang aktif. Salah satunya grup di Reddit yang mengumpulkan dana memakai uang kripto termasuk dogecoin.

Salah satunya untuk tujuan amal dan pada 2014 menggalang dana dari sponsor untuk mendapatkan pengemudi Nascar Josh Wise untuk mengiklankan dogecoin di mobilnya.

“Dogecoin eksplorasi pembangunan komunitas di sekitar aset kripto,” ujar Ekonom University of New South Wales Business School Usman Chohan, dilansir dari CNN, Minggu, (18/4/2021).

Mengapa Tiba-Tiba Populer?

Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto. Kredit:  WorldSpectrum via Pixabay
Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto. Kredit: WorldSpectrum via Pixabay

Dogecoin bukan lagi lelucon. Popularitasnya telah melonjak pada 2021. Sebagian didukung dari adopsi arus utama bitcoin dan mata uang lainnya.

Akan tetapi, Elon Musk termasuk pendukung dogecoin yang paling menonjol. Salah satu cuitan Musk kepada 50 juta pengikutnya dapat mengirim lonjakan mata uang kripto.

Itu yang terjadi pada Jumat, 16 April 2021, ketika Musk menggungah cuitan "Doge Barking at the Moon dan membagikan foto lukisan karya seniman Spanyol Joan Miro yang berjudul Dog Barking at the Moon.

Dogecoin juga mendapatkan dukungan dari grup di Reddit sehingga mendorong harganya melonjak. Dogecoin melonjak lebih dari 600 persen.

Mengutip CNN, apakah itu investasi yang cerdas dan tidak tetap menjadi pertanyaan. Bitcoin yang lebih aktif diperdagangkan dan lebih diterima secara luas tunduk pada volatilitas yang ekstrem sehingga dogecoin juga dapat runtuh tanpa peringatan. Akan tetapi, kebangkitan harga dogecoin sangat mencengangkan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini