Alasan Franda dan Samuel Zylgwyn tidak punya babysitter

Maria Rosari Dwi Putri
·Bacaan 1 menit

Pasangan pesohor Franda dan Samuel Zylgwyn mengungkapkan alasan memilih untuk membesarkan anak mereka sendiri tanpa bantuan babysitter.

Franda yang sebelumnya membintangi sinetron, film dan tampil di beberapa video klip mengutarakan dirinya sejak hamil memang sudah bertekad untuk menjadi ibu rumah tangga.

"Karena bisa 24 jam di rumah, kami juga merasa tidak butuh jasa babysitter, apalagi karena ini anak pertama, saya tidak mau melewatkan momen satu pun," kata Franda dalam webinar "Peran Ayah di Parenting Era Baru", Kamis.

Baca juga: Kiat orang tua buat konten edukatif untuk anak

Dia dan Samuel berkomitmen untuk menyesuaikan jadwal agar keduanya bisa betul-betul mencurahkan perhatian untuk buah hati. Sesekali memang ada pekerjaan, tapi Franda memastikan jadwalnya tidak bentrok dengan jadwal pekerjaan sang suami. Sebelum pandemi, bila jadwal berbenturan kadang ia membawa buah hati ke lokasi syuting Samuel.

"Atau jasa titip anak oma dan opa," Franda tertawa.

Franda menekankan pentingnya kerja sama antara dirinya dan Samuel dalam mengasuh anak. Untungnya sang suami disebutnya bisa diandalkan dalam mengasuh anak, bahkan layak disebut dengan julukan "mami kedua".

"Semua bisa, mandiin, ganti popok, kasih makan, walau kadang caranya agak berbeda dari aku," ungkap Franda.

Salah satu hal yang paling bisa diandalkan dari Samuel ketika mengasuh putri mereka adalah bisa menjadi teman yang baik. Samuel, kata Franda, paling senang mengajak anak mereka bermain untuk membuat kenangan yang menyenangkan di tengah pandemi. Ide-ide untuk beraktivitas tanpa harus ke luar rumah terus bermunculan.

"Termasuk ajak anak cuci mobil, itu kegiatan biasa saja, tapi karena anakku baru pertama kali cuci mobil, dia sangat excited. Cuci piring juga dia senang banget," tutur Franda.

Baca juga: Kurangnya peran ayah dalam pengasuhan pengaruhi masa depan anak

Baca juga: Cara Chelsea Olivia atasi anak tantrum

Baca juga: Lima aktivitas seru untuk temani anak di masa pandemi