Alasan GM Irene Sukandar Minta Bayaran untuk Lawan Dewa Kipas

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Grand Master asal Indonesia, Irene Kharisma Sukandar bercerita alasan di balik permintaannya kepada Deddy Corbuzier sebagai syarat bertanding dengan Dewa Kipas. Keduanya akan saling adu strategi di atas papan catur pada Senin 22 Maret 2021.

Permintaan bayaran yang diajukan Irene ini sempat mendapat cibiran dari warganet. Tapi dia memberi penjelasan lengkap mengapa meminta untuk dibayar.

Sebagai seorang pecatur profesional, sudah selayaknya dia meminta bayaran tampil. Tentu saja dia ingin profesinya dihargai.

"Di sini mesti saya beri penjelasan juga. Catur ini adalah profesi saya. Di mana-mana saya tulis pecatur profesional. Maksudnya adalah karena ini profesi saya, saya ingin ada apresiasi tersebut," kata Irene, dikutip dari Youtube pribadinya.

"Contohnya, penyanyi profesional kalau diminta nyanyi di suatu tempat pasti meminta bayaran atas usahanya tersebut. Sama saja seperti pecatur profesional."

Irene lalu bercerita mengenai pengalaman saat diundang tampil di luar negeri. Selain hadiah, ada uang tampil yang didapatkan.

Gelar Grand Master yang dia miliki juga harus dihargai. Menjadi komentator saja, dia juga diberikan honor oleh panitia penyelenggara.

"Perlu teman-teman ketahui juga, kalau saya diundang di pertandingan luar negeri atau komentator, adanya Grand Master di kejuaraan itu jadi keuntungan bagi penyelenggara. Bisa jadi dari iklan atau dari mana saja. Ada satu keuntungan pasti untuk penyelenggara," tuturnya.

Di Tanah Air, contohnya di Indonesia Open. Para Grand Master dunia diundang dan mendapatkan sejumlah fasilitas.

"Di Indonesia kita punya Indonesia Open dan hadiahnya Rp1,4 miliar. Di situ kita undang Grand Master dari luar negeri juga. Selain mereka dapatkan uang tampil, kita juga beri hotel, makan gratis, dan pesawat. Kita terbangkan mereka dari luar negeri. Itu bentuk apresiasi untuk gelar Grand Master tersebut," kata Irene.