Alasan Google Hilangkan Ikon Amplop Gmail

Lazuardhi Utama, Novina Putri Bestari
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mungkin Anda telah menemukan logo baru dari beberapa aplikasi Google, termasuk Gmail yang mengganti ikon amplop menjadi hanya huruf M saja. Lalu, kenapa raksasa teknologi global itu mengganti logo produknya?

Vice President and General Manager of Workspace Google, Javier Soltero, menjelaskan produk mereka mulai dikembangkan sebagai aplikasi individu atau solo. Misalnya saja layanan email lebih baik lewat Gmail. Namun akhirnya semua berubah. Karena, menurutnya sekarang seluruh produknya lebih terintegrasi satu sama lain.

Baca: google-kucurkan-dana-rp11-miliar-untuk-indonesia" target="_blank">Google Kucurkan Dana Rp11 Miliar untuk Indonesia

"Seiring berjalannya waktu maka produk kami lebih terintegrasi. Jadi banyak batasan yang akhirnya hilang. Merek Google Workspace kami yang baru merefleksikannya pengalaman yang lebih terhubung, membantu dan fleksibel dan ikon kami pun menggambarkan hal yang sama," ungkapnya, dikutip dari laman Mirror, Kamis, 29 Oktober 2020.

Dalam video pengenalan logo baru terlihat seperti Gmail, Drive, hingga Calendar berubah. Warnanya mengikuti ikon Google dalam mesin pencarian yakni biru, merah, kuning dan hijau. Perubahan ini telah diumumkan Google pada 6 Oktober 2020 lalu. Namun logo baru akan hadir di masing-masing pengguna dalam waktu yang berbeda.

"Dalam beberapa minggu ke depan, Anda akan melihat empat warna baru ikon untuk Gmail, Drive, Calendar, Meet dan tools kreasi konten kolaboratif kami seperti Docs, Sheets, Slide sebagai bagian dari keluarga yang sama," jelas Soltero.

Perubahan logo ini ternyata mendapatkan banyak komentar dari para pengguna. Sejumlah warganet mengeluhkan warna baru membuat mereka sulit membedakan satu produk dengan yang lainnya. Ada pula yang menyatakan kebenciannya pada logo Gmail yang baru. Sebab, Google menghilangkan ikon amplop yang hadir sebelumnya.