Alasan Habib Rizieq Kenakan Syal Indonesia-Palestina di Ruang Sidang

·Bacaan 2 menit

VIVA – Aziz Yanuar, kuasa hukum terdakwa Habib Rizieq Shihab turut memberikan tanggapannya terkait penggunaan syal bergambar bendera Indonesia-Palestina yang digunakan Habib sebelum persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis hari ini, 20 Mei 2021.

Menurut Aziz, pemakaian syal tersebut merupakan bentuk dukungan Rizieq terhadap masyarakat Palestina. Diketahui, hingga saat ini, Palestina masih mengalami kekerasan oleh agresi brutal militer Israel.

"Dukungan kepada rakyat Palestina dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina atas zionis, serta penjajahan terhadap Masjidil Aqsha dan sekitarnya," tutur Aziz kepada awak media di PN Jakarta Timur.

Dilanjutkan Aziz, penggunaan syal tersebut juga merupakan spontanitas yang dilakukan Rizieq Shihab. Sebab, pihaknya dalam hal ini selaku tim kuasa hukum, tidak pernah menyiapkan atribut itu hingga akhirnya digunakan Habib Rizieq.

"Iya (punya pribadi Rizieq), mungkin beliau ada kali ya, sehingga itu dipakai aja sebetulnya. Kami tidak campuri urusan ranah pribadi beliau, baik pledoi atau yang lain," lanjutnya.

Kendati begitu, pihak kuasa hukum tidak merasa keberatan dan cenderung menghormati keputusan Hakim Ketua, Suparman Nyompa yang meminta Rizieq untuk melepas syal Indonesia-Palestina itu.

Adapun permintaan pencopotan syal itu karena Hakim Suparman Nyompa ingin menjaga marwah persidangan di Indonesia.

"Enggak (keberatan), itu memang kewenangan dari bagian majelis hakim dan pertimbangan mereka. Kami sangat menghormati segala hal terkait persidangan ini, dari penjagaan keamanan dan lainnya," imbuh Aziz.

Sebelumnya, terdakwa Habib Rizieq Shihab mendapatkan teguran dari ketua Majelis Hakim PN Jakarta Timur Suparman Nyompa karena didapati menggunakan syal bergambar bendera Indonesia-Palestina. Syal tersebut digunakan Rizieq Shihab saat memasuki ruang sidang utama sebelum menjalani sidang lanjutan, yang beragendakan pembacaan pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan jaksa dari para terdakwa maupun kuasa hukum.

"Itu pakai atribut Palestina, maksud saya begini, karena kita jaga marwah persidangan, kita simpati terhadap peristiwa disana, tapi ini persidangan di negara kita (Indonesia), kita bersihkan dulu di persidangan, masalah itu jangan dibawa masuk ke dalam, mungkin habib bisa diganti," tutur Majelis Hakim kepada Rizieq Shihab dalam ruang sidang.

Kendati begitu, kata Majelis Hakim syal tersebut bisa kembali digunakan dirinya setelah meninggalkan ruang persidangan. "Silakan diganti habib, nanti di luar persidangan boleh di gunakan kembali," katanya menambahkan.