Alasan Hina SBY dan AHY hingga Momen Lucu Asisten Ajudan Jokowi

Bayu Nugraha
·Bacaan 3 menit

VIVA – Berita terpopuler kanal News-Trend di VIVA sepanjang Rabu, 13 Januari 2021 diwarnai dengan sejumlah isu penting dan menarik. Berita Guru Besar USU yang menghina SBY dan AHY masih menarik pembaca. Kali ini, Guru Besar USU mengungkapkan alasannya menghina SBY dan AHY.

Selain itu, ada juga pemberitaan momen lucu asisten ajudan Presiden Jokowi yang minta berfoto dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Pemberitaan lainnya yaitu mengenai ucapan syukur keluarga Kopilot pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang sudah teridentifikasi.

Apa saja berita terpopuler yang ramai pembaca? Cek di Round Up di bawah ini.

?1. Guru Besar USU Ungkap Alasannya Serang SBY dan Agus Yudhoyono

Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Yusuf Leonard Henuk mengungkapkan alasan dirinya sangat membela Presiden Joko Widodo. Dia mengatakan, Jokowi dinobatkan sebagai Maneleo atau raja oleh para raja dan bangsawan Rote Ndao pada 2018.

Dengan itu, Yusuf berani menyerang Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dengan menyebut 'Bapak Mangkrak Indonesia' dan menyerang putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono menyebut AHY bodoh sekali lewat cuitannya di Twitter.

Baca selengkapnya di sini

?2. Momen Lucu Asisten Ajudan Jokowi Minta Foto Bareng Jenderal Bintang 4

Ada peristiwa unik saat proses vaksin perdana di Istana Kepresidenan. Bukan soal vaksinnya, tetapi gelagat asisten ajudan Presiden Joko Widodo dari kalangan kepolisian. Dia adalah Ajun Komisaris Polisi (AKP) Syarif Muhammad Fitriansyah.

Meski dia dekat dengan orang nomor satu di Indonesia, tetapi nampaknya Syarif masih tak percaya diri meminta foto bersama kapolri dan panglima TNI.

Pantauan VIVA di Instagram resmi Syarif @syrfxvii, Rabu 13 Januari 2021, dia mengunggah foto yang diambil sebelum proses vaksinasi. Foto itu menampilkan Syarif, Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca selengkapnya di sini

?3. Misteri Tragedi Sriwijaya SJ-182, Begini Analisis Pengamat Penerbangan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan Sriwijaya Air SJ-182 sempat berbelok misterius atau bergerak ke arah yang tak seharusnya sebelum insiden jatuh ke Perairan Kepulauan Seribu. Hal ini masih jadi misteri penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Terkait itu, pengamat penerbangan Samudra Sukardi menganalis ada dugaan masalah atau trouble usai pesawat tersebut take off atau lepas landas.

Baca selengkapnya di sini

?4. Pembunuhan Sadis di Sumut, Parang Masih Tertancap di Perut Korban

Seorang ibu rumah tangga bernama Sartini diduga menjadi korban pembunuhan yang terjadi di rumahnya di Desa Baruam, Kecamatan Kualu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin pagi, 11 Januari 2021.

Wanita berusia 55 tahun itu, ditemukan tewas dengan kondisi parang masih tertancap di perut korban. Jasad ditemukan pertama oleh warga sekitar yang merupakan tetangga korban, pada hari kejadian sekitar pukul 07.00 WIB.

Tetangga korban yang menemukan jasad korban di dapur rumahnya, yakni Ponikem dan Tarman langsung mengabari keluarganya, yang bernama Kinepen Sitepu atas kejadian pembunuhan tersebut.

Baca selengkapnya di sini

?5. Keluarga Bersyukur Jasad Kopilot Fadli Satrianto Teridentifikasi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi tiga bagian tubuh korban tragedi Sriwijaya Air SJ182. Satu di antara tiga jenazah itu ialah Kopilot Nam Air asal Surabaya, Jawa Timur, Fadli Satrianto.

Keluarga bersyukur atas keberhasilan itu kendati korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

"Kita realistis. Saya pribadi pesimis jika jenazah adik saya akan diketemukan. Namun alhamdulillah keraguan itu terjawab meski tubuh adik saya tidak utuh. Doa selalu kita panjatkan demi kebaikan adik saya," kata kakak Fadli, Juan Setiadi Zenniko, dihubungi wartawan pada Rabu, 13 Januari 2021.

Baca selengkapnya di sini