Alasan Jumlah Orang Gemuk Terus Bertambah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Anda mungkin bertanya-tanya mengapa sekarang banyak orang yang mengalami obesitas. Padahal, zaman dulu orang gemuk tak sebanyak sekarang. Bahkan setiap tahun saja jumlah orang yang obesitas terus meningkat.

Sejak tahun 1975, tingkat obesitas telah meningkat tiga kali lipat secara global. Pada anak-anak, obesitas meningkat tujuh kali lipat. Wow!

Kalau dibiarkan seperti ini, pada tahun 2030 sepertiga dunia akan kelebihan berat badan.

Stuart Farrimond, seorang dokter yang juga penulis buku kesehatan, mengatakan apabila Anda orang dewasa yang tinggal di AS, Inggris, Meksiko, Kanada, atau Hongaria, namun tidak kelebihan berat badan, maka Anda termasuk kaum minoritas.

Jadi mengapa kita semua semakin gemuk? Menurut Farrimond, manusia itu makhluk hidup senang makan yang telah menemukan dirinya di dunia yang banyak makanan lezat, penuh lemak, dan manis. Makanan ini tersedia di setiap sudut jalan, lorong supermarket, dan menu restoran.

“Ditambah lagi, jenis makanan ini dijual kepada kita dengan harga yang menarik bagi kita yang kekurangan waktu dan uang,” kata Farrimond dikutip dari bukunya The Science of Living.

Risiko Kegemukan

Selain itu, lanjut Farrimond, perut kita tidak hanya melepaskan hormon lapar setiap kali mereka kosong. Tetapi kita semua secara biologis diprogram untuk membuang pemikiran rasional ketika makan makanan yang tinggi gula, lemak, dan garam.

“Tubuh kita mencari jenis makanan ini dan kita menyukainya dalam jangka pendek, tetapi membayarnya dengan kesehatan kita dalam jangka panjang,” jelasnya.

Farrimond memperingatkan menjadi gemuk itu tidak hanya memperpendek rentang hidup, tetapi juga mengurangi jumlah tahun sehat yang akan Anda nikmati.

Untuk itu, berusahalah tetap aktif itu sangat penting supaya badan sehat. Namun, olahraga hanya dapat memulihkan beberapa tahun Anda yang hilang jika kelebihan lemak tubuh tidak hilang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel