Alasan Kevin De Bruyne Man of the Match ManCity vs Moenchengladbach

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAKevin De Bruyne terpilih sebagai man of the match dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City vs Borussia Moenchengladbach, Rabu dini hari WIB 17 Maret 2021.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria tersebut, ManCity bertindak sebagai tuan rumah. Mereka unggul dua gol tanpa balas atas wakil Jerman.

Dengan begitu, The Citizens berhak lolos ke babak perempat final Liga Champions. Mereka unggul dengan agregat 4-0 atas Moenchengladbach.

De Bruyne yang terpilih sebagai man of the match membuka keunggulan ManCity atas Moenchengladbach pada menit 12. Selang enam menit kemudian, Ilkay Guendogan menambah gol tuan rumah.

Pengamat teknis UEFA, Roberto Martinez tak ragu untuk menjatuhkan pilihan pemain terbaik dalam pertandingan ini kepada De Bruyne. Pemain asal Belgia itu dianggapnya telah menunjukkan kejelian di atas lapangan.

Bagaimana pemain berusia 29 tahun itu mampu menemukan ruang kosong dan sigap dalam melakukan rotasi dengan pemain ManCity lainnya.

"Penampilan seorang kapten sejati dan masterclass dari permainan posisi. Menemukan ruang dan rotasi dengan penyerang lainnya," kata Martinez, dikutip dari laman resmi UEFA.

"Setelah itu dia mencetak gol dengan serangan luar biasa dari luar kotak penalti menggunakan kakinya yang lebih lemah," imbuhnya.

Menjalani peran sebagai false nine, De Bruyne dia anggap melakukan tugas dengan sempurna. Menurut Martinez, sejatinya cara bermain tersebut layak masuk dalam kurikulum akademi sepakbola di dunia.

"Eksekusinya atas posisi false nine harus dicatat dan ditampilkan di akademi sepakbola seluruh dunia," tutur Martinez.