Alasan Kim Kardashian Tak Namai Bayinya 'K'  

TEMPO.CO, Los Angeles - Kim Kardashian mengungkapkan alasan sebenarnya dia dan kekasihnya, Kanye West, memilih nama bayi mereka North. Pasangan itu sebelumnya diberitakan mempertimbangkan nama dengan awalan huruf K.

Menurut Kim, mereka ingin menghindari perbandingan disengaja dengan kelompok supremasi Ku Klux Klan. "Jika nama anak kami dengan huruf K, maka kami akan dipanggil KKK," katanya.

Ia menyatakan hal itu dalam pemutaran perdana  episode lanjutan Keeping Up With The Kardashians.

Episode yang diambil gambarnya ketika Kim sedang hamil juga mendiskusikan nama anak Kim. "Aku rasa dia akan memberi nama North atau North West," kata Brody Jenner, saudara tirinya.

Kourtney, kakaknya, menimpali, "Aku juga. Itu keren. Seperti tomboy."

Brody juga menyinggung julukan 'KKK' jika nama anaknya berawalan huruf 'K'. "Itu sedikit gila," tegasnya. "Mereka akan menjuluki mereka KKK!"

Dalam episode itu, Kim dan Kanye juga berdiskusi tentang kamar bayi. "Ketika Kanye dan saya merancang ruang bermain bayi, aku bilang, 'Kita tidak perlu ruang bermain khusus. Dia bisa bermain di kamarku'," kata Kim.

Dalam tayangan itu, Kim juga menyatakan kebahagiaannya bercerai dari mantan suaminya Kris Humphries. "Aku senang bisa melanjutkan dengan bab ini dalam hidupku," katanya.

Namun, dia mengaku kesal bahwa mantan suaminya meragukan perasaannya. "Aku ingin ber-Skype dengan dia. Aku ingin bicara langsung dengannya," katanya. "Ini benar-benar menggangguku bahwa dia benar-benar merasa dalam hatinya bahwa aku tidak mencintainya."

MAIL ONLINE | TRIP B

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.