Alasan Kuat di Balik Antusiasme Hanung Bramantyo Dalam Penggarapan Film Satria Dewa: Gatotkaca

Fimela.com, Jakarta Hanung Bramantyo membeberkan alasannya ikut terlibat dalam penggarapan film Satria Dewa: Gatotkaca. Bertindak sebagai sutradara, suami Zaskia Adya Mecca itu menuturkan jika antusiasmenya menggarap film pertama produksi Satria Dewa Studio itu tak lain untuk mengenalkan tokoh superhero lokal pada generasi sekarang.

Antusiasme Hanung pun ditunjukkan saat film yang dibintangi Rizky Nazar dan Yasmin Napper itu merilis official poster dan trailernya pada Jumat (13/5/2022). Sesaat sebelum merilis trailernya, ia rela untuk kembali masuk ke studio guna merevisi beberapa kendala teknis yang terjadi.

"Saya pengin anak-anak saya dan juga anak-anak Indonesia punya role model superhero sendiri. Dulu belum ada superhero, yang ada itu adalah kisah wayang kayak Arjuna, Gatotkaca, Werkudara, jadi kisah wayang itu kayak kisah seperti anak-anak sekarang menonton Marvel sama nonton Disney," ungkap Hanung Bramantyo di Margocity Depok.

"Keinginan saya, saya pengin kisah-kisah masa kecil saya, saya tularkan ke anak-anak saya, tapi dalam bentuk visualisasi yang berbeda, dalam bentuk visual yang kekinian, kayak sekarang banget gitukan," lanjutnya kemudian.

Cerita Menjembatani

<p>Peluncuran official poster dan trailer film Satria Dewa: Gatotkaca</p>

Peluncuran official poster dan trailer film Satria Dewa: Gatotkaca

Lebih lanjut, Hanung Bramantyo pun menegaskan jika cerita dari film Satria Dewa: Gatotkaca dikemas sedemikian rupa agar generasi saat ini yang tak terlalu familiar dengan cerita perwayangan tak mengalami kesulitan. Hanung menegaskan jika cerita yang diusung merupakan gambaran masa kini yang memiliki benang merah dari kisah perwayangannya.

"Untuk ceritanya, saya menjembatani antara penonton yang sama sekali nggak tau sama yang punya latar belakang wayang. Buat yang tau, ini tuh 1000 atau 2000 tahun setelah perang Baratayuda. Ternyata ada satu tentara kurawa yang tidak mati, sengaja tidak dimatikan karena kelak dia yang akan memunculkan dosa lagi untuk anak keturunan pandawa," paparnya kemudian.

Mampu Saingi Produksi Luar

Poster film Satria Dewa: Gatotkaca. (Foto: Dok. Satria Dewa Studio)
Poster film Satria Dewa: Gatotkaca. (Foto: Dok. Satria Dewa Studio)

Bersamaan dengan peluncuran official poster dan trailernya, film Satria Dewa: Gatotkaca pun merilis tanggal pasti penayangannya. Film yang juga dibintangi oleh Omar Daniel itu akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 9 Juni 2022 mendatang.

Hanung Bramantyo pun berharap film Satria Dewa: Gatotkaca bisa membuka wawasan baru generasi sekarang tentang superhero yang punya akar budaya Indonesia. Ia juga optimis film Satria Dewa: Gatotkaca bisa mendapat animo positif dari publik seperti apa yang terjadi pada film-film superhero produksi luar negeri.

"Meskipun Gatotkaca karya cipta manusia, tapi tetap kita menghargai, kita tidak mengubah 100 persen, harus ada identitasnya tapi kita buat modern karena kan semua ada perubahan, transformasi. Kita lihat saja nanti pas nonton," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel