Alasan Lisa Blackpink Dinilai Lakukan Perampasan Budaya di Video Money

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Belum genap dua minggu setelah merilis single pertamanya yang berjudul "Lalisa." Lalisa Manoban atau yang biasa dikenal dengan sebutan Lisa Blackpink, kembali membuat warganet antusias lantaran ia akan merilis video untuk single keduanya, yang berjudul "Money".

Lewat video klip single pertamanya "Lalisa", member termuda Blackpink itu berhasil memperoleh 100 juta penonton hanya dalam waktu dua hari.

Dalam 49 jam dan 5 menit setara dengan dua hari lebih 1 jam, video klip milik wanita kelahiran tahun 1997 itu sudah tembus 100 juta penonton dalam platform Youtube di seluruh dunia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sukses dalam Kedua Singlenya

Lisa BLACKPINK Money (Instagram @lalalalisa_m)
Lisa BLACKPINK Money (Instagram @lalalalisa_m)

Sukses dengan pencapaian video klip single pertamanya yang sampai saat ini masih berada di deretan trending dengan penonton setidaknya 226 juta.

Video performance lagu "Money" juga menyusul di deretan trending di platform Youtube Musik. Seminggu sejak awal dirilis video ini telah disaksikan sekitar 55 juta kali.

Dalam video performance video klipnya yang berdurasi 2 menit 50 detik, Lisa berhasil memikat para penonton dengan keahlian dance yang ia punya. Ia menampilkan berbagai koreografi tarian yang energik bersama beberapa dancer lainnya.

Lisa Dinilai Merampas Budaya

Lisa Blackpink dalam video Money. (tangkapan layar YouTube/ Blackpink)
Lisa Blackpink dalam video Money. (tangkapan layar YouTube/ Blackpink)

Perilisan video klip 'Money' membuat beberapa warganet mempermasalahkan tentang gaya rambut yang ada di video klip itu.

Pasalnya Lisa tampil dengan gaya rambut box braids, ia dinilai melakukan perampasan budaya dalam video tersebut. Gaya rambut yang ia kenakan dalam video klipnya memiliki akar tradisi dan budaya kulit hitam.

Dilansir dari Koreaboo, Kamis (30/09/2021), dalam fansign yang diadakan secara daring, seorang penggemar mendiskusikan hal tersebut dengan Lisa.

penggemarnya membacakan surat tentang perampasan budaya pada Lisa Blackpink dengan sopan, dan dengan tujuan untuk mengedukasi Lisa terkait topik perampasan budaya itu.

Topik yang sensitif itu membuat Lisa menambahkan durasi fansign nya, awalnya per tiap individu di beri waktu 90 detik. Namun karena topik itu, Lisa meminta penambahawan waktu menjadi sekitar enam menit.

Karena pernyataan itu Lisa berjanji untuk akan lebih hati-hati kedepannya dan akan memeriksa ulang semuanya. Pada akhir sesi dia berterima kasih kepada semua penggemar dan atas pernyataan topik perampasan budaya itu.

Penulis : Azarine Natazia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel