Alasan Member 2NE1 Rahasiakan Penampilan Mereka di Coachella, Ada Kaitan dengan Hal Merek Dagang

Fimela.com, Jakarta Penampilan grup 2NE1 di panggung Coachella 2022 menjadi kejutan besar bagi para pecinta musik K-Pop. Bagaimana tidak, penampilan yang menjadi kejutan itu menjadi momen pertama bagi keempat membernya CL, Park Bom, Dara, dan Minzy, kembali tampil di atas panggung dalam grup.

Di balik kejutan tersebut, rupanya ada alasan mengapa penampilan mereka dirahasiakan. Melansir laman AllKpop, Selasa (10/5), hal tersebut terjadi karena keempat member 2NE1 keluar dari agensi YG Entertainment, dan kini mereka bernaung di agensi berbeda.

CL, Park Bom, Dara, dan Minzy sangat mungkin untuk tampil bersama, namun mereka membutuhkan izin dari YG untuk melakukan promosi sebagai 2NE1. Hal itu pun berkaitan dengan penghasilan pertunjukan atau hak merek dagang.

BACA JUGA

Setelah Hilang di Panggung Coachella, Sandara Park 2NE1 Kembali Menemukan S...

Alasan CL Ajak Member 2NE1 Manggung di Coachella: Sebelum Semua Terlambat

6 Perubahan Gaya 2NE1 Sejak 2009 hingga Tampil di Coachella 2022

Pelanggaran

<p>Penampilan Mengejutkan 2NE1 Formasi Lengkap di Panggung Coachella 2022. (Foto: Instagram)</p>

Penampilan Mengejutkan 2NE1 Formasi Lengkap di Panggung Coachella 2022. (Foto: Instagram)

Jika CL, Park Bom, Dara, dan Minzy tampil sebagai 2NE1 dalam Coachella atau promosi konser serta album baru tanpa prosedur di atas, keempatnya sangat mungkin terlibat dalam pelanggaran merek dagang.

Hal itu pun menjadi alasan mengapa penampilan mereka dirahasiakan. Meski begitu pihak YG Entertainment mengatakan tak ada rencana untuk mengambil gugatan apapun.

"Kami tidak memiliki rencana untuk mengambil tindakan hukum apapun. Kami tidak berada di posisi untuk mengungkap secara spesifik tentang kinerja 2NE1," katanya.

Hak Merek Dagang

<p>Penampilan Mengejutkan 2NE1 Formasi Lengkap di Panggung Coachella 2022. (Foto: Instagram)</p>

Penampilan Mengejutkan 2NE1 Formasi Lengkap di Panggung Coachella 2022. (Foto: Instagram)

Saat ini dalam praktik hukum industri hiburan Korea, hak merek dagang adalah milik perusahaan hiburan. Kemudian menjadi hal yang umum bagi sebuah agensi untuk membangun grup idola, berinvestasi, memproduksi musiknya hingga mendebutkan grup tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel