Alasan Mengejutkan Guardiola Masa Bodoh Meski Dikejar-kejar Chelsea

Muchamad Syuhada
·Bacaan 1 menit

VIVA – Terungkap bahwa bos Chelsea, Roman Abramovich, begitu tergila-gila dengan Pep Guardiola. Bayangkan, sudah enam kali dia mencoba memboyong manajer asal Spanyol tersebut, meski selalu ditolak mentah-mentah.

Abramovich sudah membidik sejak 2010, ketika itu Carlo Ancelotti sedang kesulitan membangun tim.

Lalu enam bulan berselang, Chelsea kembali menawari pekerjaan untuk Guardiola, karena Ancelotti telah resmi hengkang. Di awal 2012, ketika era Andre Villas Boas, mereka berusaha memboyongnya lagi.

Kemudian di tengah 2012, Chelsea kembali maju dengan tawaran untuk Guardiola yang saat itu sudah meninggalkan Barcelona. Namun dia lebih memilih untuk istirahat dari sepakbola selama satu tahun. Untungnya saat ini mereka baru saja memenangkan Liga Champions bersama Roberto Di Matteo.

Tawaran kelima diajukan hanya beberapa bulan kemudian, pada November 2012. Ketika itu Di Matteo dipecat karena dianggap tidak maksimal.

Terakhir, atau yang keenam, dilakukan Chelsea pada Desember 2015 silam. Kala itu Guardiola mau digaet untuk menjadi pengganti Jose Mourinho yang dipecat. Lalu apa yang membuat pria asal Spanyol tidak tertarik menerima pinangan 'Si Biru' sejak lama?

Menurut Mirror, Guardiola sudah lebih dulu punya pandangan miring kepada Abramovich. Dia melihat patron asal Rusia tersebut memiliki kultur buruk dalam urusan perekrutan manajer. Bayangkan saja, sejak pertama berada di Chelsea pada 2003, sudah 14 orang menjadi korban.

Guardiola merasa kultur seperti itu tidak cocok baginya. Pria yang sempat menangani Barcelona tersebut selalu membutuhkan waktu untuk membangun tim yang solid. Itu terjadi padanya di musim pertama bersama ManCity pada 2017.

Untuk saat ini jabatan pelatih Chelsea menjadi milik Thomas Tuchel. Dia menggantikan Frank Lampard dan berhasil membawa The Blues lolos ke semifinal Liga Champions.

Bisa dibilang Guardiola merupakan salah satu pelatih terbaik dalam dua dekade terakhir. Kemampuan serta prestasinya tak diragukan. Total 28 gelar juara berhasil direngkuh sejak duduk di kursi juru ramu taktik.