Alasan Menstruasi Membuatmu Susah Tidur Sepanjang Malam

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Ketika menstruasi setiap bulan, ada banyak hal yang terjadi dalam tubuh perempuan. Beberapa dari kita mungkin pernah mengalami susah tidur atau insomnia dan ternyata itu bukan hal yang mengejutkan sama sekali selama mengalami siklus bulanan.

Dilansir dari WebMD, naik turunnya kadar hormon estrogen dan progesteron selama siklus menstruasi dapat memengaruhi kemampuan perempuan untuk cepat tertidur dan bahkan memengaruhi kualitas tidurnya.

Jajak pendapat yang dilakukan National Sleep Foundation tahun 2007 menunjukkan bahwa secara keseluruhan 67% perempuan mengaku mengalami masalah tidur selama beberapa malam selama siklus menstruasi. Semua ini disebabkan oleh hormon estrogen.

Alasan menstruasi bikin tak bisa tidur

ilustrasi perempuan di tempat tidur/Photo by Andrea Piacquadio from Pexels
ilustrasi perempuan di tempat tidur/Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Dijelaskan oleh Kathryn Lee, RN, PhD, dari University of California dalam WebMM, siklus menstruasi dibagi menjadi dua fase utama yaitu folikular dan luteal. Selama fase folikular, estrogen menumpuk hingga ovulasi. Estrogen hampir seperti suplemen energi, dan ketika estrogen tiba-tiba meningkat, energi harus dikeluarkan sehingga perempuan bisa mulai merasa mengantuk. Jika ini terjadi di malam hari, tidak mengherankan jika perempuan merasa susah tidur atau mengalami insomnia.

Setelah ovulasi pun, progesteron akan meningkat dan kebanyakan hormon ini di dalam tubuh akan membuatmu mengantuk. Namun tak lama setelah itu, kadar estrogen dan progesteron akan turun dan di saat inilah banyak perempuan mengalami kesulitan tidur lagi.

Jadi, tidak heran jika selama menstruasi kamu jadi susah tidur karena ternyata hormon sedang sangat fluktuatif, Sahabat Fimela.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel