Alasan Pelatih Persib Tak Setuju Regulasi Pemain U-20 di Shopee Liga 1

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts tak setuju dengan keputusan PSSI yang mewajibkan setiap klub memainkan pemain U-20 pada lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020, September atau Oktober mendatang.

Menurut Robert, regulasi tersebut pernah ada beberapa tahun lalu, di mana setiap klub harus menurunkan pemain U-23 tetapi tidak berjalan dengan baik.

"Semua tahu bahwa peraturan itu tidak bekerja dengan baik karena kami tidak bisa memaksakan pemain yang belum siap untuk tampil," ujar Robert saat dihubungi Jumat (26/6/2020).

Robert menambahkan, apabila pemain sudah cukup siap dimainkan maka secara otomatis pemain tersebut pasti akan mendapat jam terbang dalam pertandingan di kasta tertinggi di Indonesia.

Di Persib, ia memberi contoh Beckham Putra Nugraha, yang terlihat menonjol tanpa dipaksa untuk naik level ke tim senior.

"Contohnya Beckham, dia sudah mulai bermain dengan tim senior dari musim lalu dan kami akan melanjutkan itu karena dia mempunyai kualitas," jelas Robert.

Tidak Semua Pemain

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Bola.com/Erwin Snaz)

Menurut Robert, Beckham belum siap untuk bermain 90 menit dalam setiap laga kompetisi Liga 1 karena ia melihat kebutuhan tim.

"Tetapi perkembangan Beckham bagus jadi dia jadi prioritas karena kualitasnya," tegas pelatih asal Belanda ini.

Akan tetapi, jika melihat Erlangga Setyo (kiper Persib U-16), Robert tak bisa memaksakan.

"Jadi jika kami menempatkan dia di tim senior dan memaksakannya untuk bermain di Liga Indonesia, kami tidak bisa mengembangkan permainannya karena secara fisik dan mental, Erlangga belum siap untuk menghadapi kompetisi level tertinggi Indonesia," ucap Robert.

Saksikan video pilihan berikut ini: