Alasan Pengacara Bharada E Pilih Mundur

Merdeka.com - Merdeka.com - Andreas Nahot Silitonga mengundurkan diri menjadi penasihat hukum Bharada E. Alasannya, keterangan soal penembakan Brigadir J kerap berubah-ubah.

Berdasar surat pengunduran diri yang disampaikan ke Bareskrim Polri. Andreas mengaku tak lagi sejalan dengan Bharada E. Karena dianggap memberikan keterangan yang tak konsisten.

Hal itu disampaikan oleh Muhammad Boerhanuddin yang menggantikan posisi Andreas sebagai penasihat hukum Bharada E.

"Di suratnya (alasan pengunduran) karena tidak ada kecocokan terkait pemberian informasinya gitu. Berubah-ubah. Ini di surat pengunduran diri alasannya yang diajukan pengacara lama (Andreas)," kata Boerhanuddin saat dihubungi, Minggu (7/8).

Boerhanuddin mengatakan, tidak mau terlalu jauh membahas pengunduran diri Andreas Nahot Silitonga. Dia hanya mengatakan, Andreas mencabut surat kuasanya sebagai pengacara Bharada E pada Sabtu, 6 Agustus 2022 sekira pukul 14.00 WIB.

"Kita tidak mau terlibat sejauh itu," ujar dia.

Boerhanuddin menerangkan, ia kini sebagai lawyer bertekad melindungi semaksimal kliennya sesuai hukum acara berlaku. Namun, ada satu syarat yang harus dipenuhi Bharada E yakni meminta untuk bersikap transparan dan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

"Nanti kita cari faktor yang ringan dia," ujar dia.

Boerhanudin menerangkan, Bharada E telah menceritakan fakta dihadapan penyidik pada pemeriksaan lanjutan pada Sabtu (6/8) malam kemarin.

Dalam hal ini, Boerhanuddin mengapresiasi kinerja tim khusus bentukan Kapolri yang menurutnya sangat berkomitmen untuk mengungkap penyebab kematian Brigadir J secara terang benderang.

"Penyidik Bareskrim kooperatif profesional bekerja. Kita lawyer enak semua hak tersangka Bharada RE dipenuhi, pendampingan, makanan, suasana dibuat nyaman tidak tertekan dibuat se-enjoy mungkin," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [rnd]