Alasan Pesanan Lambat Tersaji, Anggota Karang Taruna di Karawang Rusak Warung Makan

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah anggota karang taruna dan perangkat desa di Karawang merusak warung makan dan menganiaya pegawainya. Aksi kekerasan itu diduga dipicu masalah pesanan yang terlambat datang.

Perusakan dan penganiayaan terjadi di Kedai Sambal Dadak Karawang di Jalan Interchange Karawang Barat, tepatnya di depan Grand Taruma pada Jumat (2/9) malam. Rekaman terkait kerusakan yang ditimbulkan dari aksi kekerasan itu viral di media sosial.

Polres Karawang kemudian merespons kejadian itu. Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka perusakan.

Kasat Reskrim Kapolres Karawang AKP Arief Bastomy mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyidikan, pihaknya memeriksa 14 saksi. Dari pemeriksaan itu, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Ketujuh tersangka yakni MYN, HMS, RS, MYD, BY, RF, SA. Mereka merupakan oknum karang taruna dan perangkat desa," jelas Arief.

Dugaan Pemerasan Didalami

Peristiwa berawal saat para pelaku ini datang saat warung kaki lima itu baru buka sekitar pukul 17.00 wib, Jumat (2/9). Mereka kemudian memesan makanan, namun karena pesanan lama datangnya, terjadilah cekcok dan perusakan.

“Motif perusakan dan penganiayaan diduga karena kesal dan lama dalam menyajikan makanan lama buat para pelaku. Kita juga masih mendalami soal dugaan adanya bahwa para pelaku ini meminta uang keamanan atau tidak," jelasnya.

Lanjut Tomi, para tersangka sudah dilakukan penahanan dan dikenai Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.

Viral di Media Sosial

Peristiwa itu sempat viral di media sosial yang diduga diunggah oleh pemilik kedai. Akibat ulah para pelaku sejumlah peralatan dan fasilitas kedai makan tersebut rusak berat dan hancur. Kedai tampak acak-acakan dan banyak bahan makanan atau dagangan mereka yang berserakan di lantai.

Sejumlah karyawan kedai tampak berada di pojok warung dan membicarakan peristiwa penyerangan kedai yang baru saja mereka saksikan.

"Kedai kita diobrak-abrik, hari ini. Kedai Sambal Dadak gak buka dulu. Karyawan dan lainnya dihajar dari Karang Taruna, nih barang buktinya, Karang Taruna Sukamakmur dan rombongannya itu. Yang setiap bulan kita kasih, malah ngancurin dagangan kita," kata wanita dalam video itu. [yan]