Alasan Polisi Periksa Habib Rizieq

Siti Ruqoyah, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat, mengatakan membuka peluang memanggil imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, untuk mengklarifikasi terkait acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab.

Namun, pemanggilan baru akan dilakukan bila keterangan Habib Rizieq dibutuhkan dalam rangka penyelidikan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan itu. Katanya, pemanggilan klarifikasi terhadap seseorang itu merupakan bagian dari proses penyelidikan guna menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam suatu kasus. Bila proses penyelidikan selesai maka akan dilakukan gelar perkara meningkatkan status kasus dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

"Untuk naik penyidikan itu dibutuhkan gelar perkara. Gelar perkara tidak cukup satu kali, bisa dua kali, tiga kali, empat kali. Tak ada batasan untuk tentukan naik atau tidak. Kalau dibutuhkan keterangan yang bersangkutan (Habib Rizieq) dari gelar perkara, ya diundang. Kalau dengan tidak dipanggil sudah cukup, ya tidak perlu," ujar Ade di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 18 November 2020.

Namun, dia menegaskan, setiap pihak yang dipanggil untuk diklarifikasi bukan berarti berpotensi jadi tersangka. Untuk itu jangan sampai nantinya dianggap sebagai sesuatu yang berlebihan apabila ada pemanggilan klarifikasi. Apalagi kalau sampai disebut tindakan kriminalisasi.

"Jangan dianggap berlebihan, setiap yang diundang dibutuhkan keterangannya," kata dia. (ase)

Baca juga :Irjen Fadil Jadi Kapolda Metro, Kandidat Kapolri Tak Terdeteksi