Alasan Pria Serang Polresta Yogya Pakai Golok Gegara Tak Lulus Akabri

·Bacaan 1 menit

VIVAPria tak dikenal berinisial A yang datang membawa golok ke Polresta Yogyakarta diduga depresi buntut sempat tidak lulus ujian Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri).

Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Kota Yogyakarta, Ajun Komisaris Polisi Timbul Sasana Raharjo, berdasar pengakuan A kejadian itu sekitar 20 tahun silam. A menyebut sempat coba ujian masuk Akabari pada tahun 1998.

"Diduga karena itu (tidak lulus Akbari) kurang lebih 20 tahun yang lalu," ucapnya kepada wartawan, Rabu 9 Juni 2021.

Terkait kasus ini sendiri, terbaru polisi mengirim A ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta. Hal ktu guna memeriksa kejiwaannya. Sebabnya, A mengaku dapat berhalusinasi dan dapat bisikan gaib terkait aksi nekatnya itu. Sehingga, polisi merasa perlu memeriksa kejiwannya.

"Hari ini akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria tak dikenal yang diduga mengalami gangguan kejiwaan tiba-tiba datang membawa golok ke Polresta Yogyakarta, Senin 8 Juni 2021. Pria ini diketahui pula sempat memukul-mukulkan goloknya ke pagar Polresta Yogyakarta.

Seorang saksi mata, Tunggul mengatakan peristiwa kedatangan pria bergolok ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu tiba-tiba ada seorang pria datang dari sisi timur.

Pria ini kata Tunggul membawa golok. Kemudian memukul-mukul pagar Polresta Yogyakarta sambil berjalan. Pria ini sempat pula memaki petugas kepolisian yang saat itu sedang berada di pos jaga.

"Tadi kejadiannya sekitar jam 14.00 WIB. Jalan sambil bawa golok. Pagar tadi dipukul-pukul pakai golok juga. Terus sempat memaki petugas yang jaga di pos juga," ucap Kumoro. (oya)

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Pria yang Serang Polresta Yogyakarta Pakai Golok

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel