Alasan PSSI Batalkan Rencana Uji Coba Timnas Indonesia Vs Tajikistan: Tim Lawan Sudah 7 Bulan Tidak Punya Pelatih!

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Tiga negara sempat menjadi calon lawan uji coba Timnas Indonesia pada FIFA Matchday akhir bulan ini. Ketiganya adalah Tajikistan, Bangladesh, dan Brunei Darussalam.

Timnas Indonesia bersiap untuk menghadapi FIFA Matchday pada 24 Januari-1 Februari 2022 dengan memaksimalkan dua slot latih tanding yang tersedia.

Belakangan, Tajikistan tereliminasi dari kandidat negara yang dapat ditantang Timnas Indonesia. Lantas, tinggal Bangladesh dan Brunei Darussalam yang bisa menjadi lawan bagi tim berjuluk Skuad Garuda itu.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi membeberkan penyebab Timnas Indonesia tidak jadi melawan Tajikistkan dalam FIFA Matchday Januari-Februari 2022.

"Beberapa hari lalu, Tajikistan mengabarkan bahwa mereka tidak punya pelatih. Sampai sekarang juga tidak ada pelatih. Mereka pun tidak berani menggelar uji coba," ujar Yunus Nusi.

Tajikistan Tanpa Pelatih Selama 7 Bulan

Tajikistan berencana melakukan pemangsakan kuota pemain dari 28 menjadi 25 setelah uji coba melawan Timnas Indonesia U-23. (dok. FFT)
Tajikistan berencana melakukan pemangsakan kuota pemain dari 28 menjadi 25 setelah uji coba melawan Timnas Indonesia U-23. (dok. FFT)

Yunus Nusi bercerita penjajakan uji coba dengan Tajikistan berawal dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 di sana pada Oktober 2021.

Yunus Nusi mengatakan bahwa Tajikistan berminat untuk berlatih tanding dengan Timnas Indonesia dalam suatu kesempatan, namun niat itu buyar karena negara Asia Tengah itu tidak punya pelatih selama tujuh bulan terakhir.

Sebelumnya, Tajikistan ditangani oleh Usmon Toshev sejak 2018. Namun, pelatih asal Uzbekistan itu mundur pada Juni 2021. Saat ini, Tajikistan dipegang oleh Mubin Ergashev sebagai pelatih interim.

2 Kali Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).
Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).

Calon lawan Timnas Indonesia mengerucut menjadi Bangladesh dan Brunei Darussalam. Namun, PSSI lebih condong dengan negara pertama.

Per ranking FIFA 23 Desember 2021, Bangladesh berada di peringkat ke-186 dan Brunei Darussalam di urutan ke-188, jauh di bawah Timnas Indonesia yang menempati posisi ke-164.

"Untuk FIFA Matchday nanti, kami sedang berkomunikasi dengan Bangladesh karena mereka mau ke sini. Mereka minta dua kali bermain," papar Yunus Nusi.

"Jadi, kalau Bangladesh minta dua kali uji coba, Brunei Darussalam tidak jadi. Sebab aturannya, FIFA Matchday hanya dua kali bertanding," jelasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel