Alasan Risty Tagor Berjilbab

TEMPO.CO, Jakarta--Pemain sinetron, Risty Tagor bercerita soal pengalamannya menggunakan jilbab. Ia mengatakan keinginan menutup aurat sudah ada sebelum menikah, namun keinginan itu timbul tenggelam.

Setelah menikah Risty baru merasa mantap untuk menutup aurat. Suaminya Rifky Balweel ikut mendukung pilihannya untuk berhijab. Menurut Risty, suaminya senang kala dimintai pendapatnya. "Suami mana yang gak seneng kalau istrinya mau berhijab?" tutur Risty meniru perkataan Rifky di sela acara Inspiring Night with Oki Setiana Dewi&Shindy 17 Mei 2013 di Gedung BPPT Thamrin.

Risty mengatakan banyak tantangan ketika mengenakan hijab. Setelah berhijab, tambah Risty, banyak yang mengira keputusannya hanya untuk edisi ramadhan. Risty menyanggah hal tersebut, malah sebaliknya ia berharap pilihan ini dapat bertahan selamanya. "Setelah menggunakan hijab ini seakan jadi alarm kali ya, bagaimana masa iya berjilbab tapi nggak solat, tapi gak bisa baca Al-Quran, masa iya tutur kataku masih belum baik."

Berhijab bagi Risty dijadikan acuan bagi dirinya untuk selalu memperbaiki diri. Menurutnya hijab tak akan membawanya ke surga. "Tapi memang akhlak kita yang membawa kita ke surga," katanya.

AISHA

Topik terhangat:

PKS Vs KPK | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Baca juga:

EDISI KHUSUS Cinta dan Wanita Ahmad Fathanah

Fatin Salah Tingkah Duet dengan Afgan di X Factor

Tersingkir, Nu Dimension Pulang dengan Bangga

Jadi Bintang, Fatin Jangan Lupakan Fatinistik

Fatin dan Novita Punya Karakter Kuat

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.