Alasan Robert Pattinson Campakkan Kristen

TEMPO.CO, Sydney- Aktor Robert Pattinson rupanya tidak suka dengan orang yang mengkhianati dia. Kepada majalah Sunday Style terbitan Australia, Pattinson mengaku sebagai orang yang sensitif dan pengertian. "Aku sangat mudah mempercayai orang tapi sekali orang itu merusaknya, maka berakhir sudah," ujarnya seperti dikutip Fox News, Selasa, 17 September 2013.

Tidak hanya itu, Pattinson merasa tidak perlu memaafkan orang yang sudah mengkhianatinya. Tapi berlaku sebaliknya, jika dia yang berkhianat, ia tidak berharap orang akan memaafkannya. "Aku menilai orang berdasarakan tindakan mereka. Aku tidak begitu peduli apakah itu benar atau tidak, aku memberikan keuntungan pada mereka," kata dia. "Jika mereka melakukan sesuatu yang aku tidak bisa menerimanya, maka aku akan memutuskan mereka."

Pernyataan Pattinson ini seperti menegaskan alasan ia mencampakkan kekasihnya Kristen Stewart. Bintang Twilight ini rupanya masih tidak bisa menerima pengkhianatan yang pernah dilakukan Stewart terhadapnya. Bahkan ada kabar yang menyebutkan kalau Pattinson menjadi keras terhadap Stewart setelah perselingkuhan itu terungkap dan membuatnya malu.

Saat ini Pattinson belum lagi menemukan pengganti Stewart. Ia mengaku tidak merasa kesepian. Dalam wawancaranya dengan majalah Glamour Itali, Pattinson mengaku lebih memilih sendiri. Ia bahkan berharap bisa menjadi seorang diktator dan memiliki kerajaan, "Yang seorangpun tidak dapat hidup di dalamnya, kecuali aku."

FOXNEWS| DEWI RETNO

Berita Lain:

Desainer Indonesia di Ajang World Muslimah 2013

Hanya 4 Persen Wanita Indonesia Merasa Cantik

Ketika Kontestan Miss World Tak Berbahasa Inggris

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.