Alasan Shandy Aulia Perkarakan Warganet yang Hina Anaknya

·Bacaan 1 menit

VIVAShandy Aulia mengaku sempat geram saat pertama kali membaca komentar dari salah satu warganet. Awalnya, Shandy Aulia tidak menyadari koemntar tersebut. Komentar wargabet itu baru mendapat perhatian setelah ibunda Shandy membalasnya.

"Awalnya enggak ngeh dia komen, langsung (ada komentar) ibuku, ngomel-ngomel di kolom komen, penasaran dong kenapa," kata Shandy Aulia saat tampil di acara Rumpi.

Ibunda Shandy Aulia mencari identitas warganet tersebut. Ternyata, ibunda Shandy dan orang itu berada di daerah yang sama. Hingga akhirnya, ibunda Shandy memegang nomor telepon warganet tersebut dan menghubunginya lewat aplikasi pesan.

"Dia (ibu) minta orang itu say sorry, tapi ternyata jawabannya bikin emosi," ucap Shandy Aulia.

Namun bukan hal itu yang buat Shandy akhirnya menempuh jalur hukum. Shandy Aulia mengantongi identitas warganet tersebut. Akhirnya diketahui sang warganet merupakan perawat di puskesmas di Manado. Shandy Aulia khawatir orang tersebut akan melakukan hal yang sama di dunia nyata kepada masyarakat.

"Gak terlalu concern dia ngatain ke anak aku. Aku kebayang dia memperlakukan itu ke orang yang mungkin ke puskesmas itu dateng, dia salah melakukan penyuluhan, kan bisa kena mental ibu (pasien) itu," ujar Shandy.

Shandy merasa Puskesmas merupakan pertolongan pertama dan yang paling dekat untuk masyarakat. Maka ia menyayangkan bila seseorang yang harusnya mengayomi tapi malah menghakimi, seperti apa yang dilakukannya di media sosial. Saat ini, melalui kuasa hukumnya, Shandy Aulia sudah mengirimkan somasi.

"Karena concern-nya aku sesalkan stasus orang ini. Stasus yang buat temen sejawat, orang yang kerja di puskesmas kecewa, karena bisa rusak reputasi puskesmas, PNS," ujar Shandy.

Ia menyayangkan sikap menghakimi dari warganet yang ternyata berprofesi sebagai perawat di salah satu puskesmas tersebut. Saat ini, melalui kuasa hukumnya, Shandy Aulia sudah mengirimkan somasi. Shandy Aulia menggandeng Hotman Paris sebagai pengacaranya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel