Alasan SMI belum berikan target penjualan motor listrik Segway

Segway Motors Indonesia (SMI) pada tahun-tahun awal berkiprah di industri otomotif Indonesia, tidak ingin mematok target khusus dalam hal penjualan kendaraan listrik.

Pihaknya pada tahun ini hanya ingin fokus memberikan edukasi kepada calon pelanggan mereka yang ada di berbagai daerah di Indonesia, agar calon konsumen memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pemahaman dan juga produk kendaraan listrik.

"Sekarang kita fokus ke konsistensi, saya pikir dari segi kesadaran akan produk listrik sudah bagus. Tapi saya rasa penyampaian produk, keunggulan produk, dan juga touch and feel itu yang akan coba kita komunikasikan lebih ke calon konsumen," ungkap CEO Segway Motors Indonesia, Yedi Sondy di Jakarta, Sabtu.

Selain fokus terhadap komunikasi kepada pelanggan, pihaknya juga masih akan terus memberikan kenyamanan dan juga rasa yang aman ketika mereka memiliki kendaraan listrik Segway dengan menghadirkan berbagai fasilitas tersebut.

"Kita coba konsistensi komunikasi mengenai fitur yang kita miliki, pengembangan jaringan dan juga after sales," kata dia.

Meski era yang sudah serba digital, peranan dalam hal menyentuh langsung dan merasakan langsung sebuah produk belum bisa digantikan oleh ranah digital itu sendiri.

Pihaknya menilai, memberikan komunikasi yang layak dengan menghadirkan kendaraan untuk diuji coba secara langsung akan memberikan pengalaman tersendiri bagi para calon konsumen itu sendiri.

Sebagai informasi tambahan, SMI menghadirkan sebuah pameran yang bisa dimanfaatkan oleh calon konsumen untuk langsung merasakan berbagai motor listrik dari Segway pada ajang yang bertajuk Rendezvous dan berlangsung mulai dari 26-30 Oktober 2022 di Epiwalk, Epicentrum, Jakarta.

Baca juga: Segway hadir di Epicentrum, pengunjung bisa "test ride"

Baca juga: Segway luncurkan empat skuter listrik pintar di GIIAS 2022

Baca juga: Segway bakal luncurkan empat sepeda motor listrik di Indonesia