Alasan Suami Bantai Istri Siri di Citayam: Kesal Disebut Tak Berguna

·Bacaan 1 menit

VIVA – Polisi mengungkap motif pria berinisial A membunuh wanita berusia 31 tahun berinisial R yang merupakan istri sirinya.

Kepada polisi, A mengaku korban (R) kerap menghinanya. Kata A, korban sering menyebutnya sebagai laki-laki tidak berguna. Karena kesal dan tidak tahan disebut seperti itu terus-menerus maka A nekat membunuhnya.

"Motifnya karena istrinya ini sering menyampaikan kepada yang bersangkutan seperti kata-kata kasar bahwa kamu laki-laki tidak berguna dan sebagainyalah," kata Kapolres Metro Kota Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar kepada wartawan di Depok, Jawa Barat pada Senin 12 Juli 2021.

Lantas, lanjut Imran, A pun mengajak korban bercinta sebelum kejadian terjadi. Saat kedua badan mereka makin dekat satu sama lain, kemudian A mengambil pisau cutter yang ada di sebelah tempat tidur. Lalu, A langsung menggorok leher korban. Korban sebenarnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit, tapi nyawa korban tidak tertolong.

"Yang bersangkutan kesal, dengan modus mengajak istrinya berhubungan, saat mau berhubungan langsung ambil cutter menggorok leher korban," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, malang wanita 31 tahun berinisial R. Dia ditemukan terkapar bersimbah darah di kontrakannya di daerah Citayam, Depok, Jawa Barat.

"Ada luka di leher tapi belum meninggal (saat ditemukan)," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Depok Kota, Komisaris Polisi Supriyadi, kepada wartawan, Jumat, 9 Juli 2021.

Polsek Pancoran Mas kemudian menyelidiki kasus ini. Sejumlah bukti dan saksi lain terus dikumpulkan penyidik.

Kejadian berlangsung pada Jumat pagi lalu dan korban akhirnya dinyatakan meregang nyawa di Rumah Sakit Fatmawati.

"Dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati dan meninggal di sana," kata Supriyadi.

Baca juga: Bantai Pasangan Sirinya di Citayam, Suami Kabur ke Istri Pertama

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel