Alasan Taqy Malik Terima Kerja Kakek yang Viral karena Kelaparan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Video Taqy Malik mempekerjakan seorang kakek yang mengetuk pintu rumahnya karena kelaparan jadi viral. Kakek tersebut bernama Santoso. Ia adalah seorang ayah yang berusia 60 tahun dan berjuang untuk mencari kerja di Jakarta.

Taqy menceritakan bagaimana awal pertemuannya dengan Kakek Santoso. Taqy pun banyak mendengar bagaimana perjuangan Santoso selama satu bulan di Jakarta dengan modal dan tekad mencari kerja. Simak ceritanya di sini ya.

"Seminggu yang lalu beliau tiba-tiba sudah enggak punya uang lagi, belum makan selama 2 hari, beliau lewat depan rumah saya, ngetok pintu rumah saya dan ngomong ke pegawai saya ‘barang kali ada nasi lebih boleh enggak kira-kira saya minta mba?’. Akhirnya saya kasih nasi, saya ajak ngobrol kenapa beliau bisa sampai seperti ini," kata Taqy Malik saat dihubungi melalui telepon baru-baru ini.

Video tersebut kemudian viral. Banyak warganet yang berharap Taqy Malik mempekerjakan Santoso. Taqy Malik tergerak dan coba menghubungi nomor yang ditinggalkan oleh kakek tersebut.

"Kontak beliau yang dia kasih ke saya waktu itu salah. Akhirnya saya cari-cari beliau ke tempat beliau bilang di Masjid Annikmah enggak ada, ya udah saya tawakal aja pasrah sama Allah, kalau memang ini rezekinya beliau, beliau pasti datang ke rumah lagi," ujarnya.

Taqy sempat mencari ke masjid karena kakek tersebut tinggal dari masjid ke masjid selama sebulan terakhir. Rezeki tak ke mana, kakek tersebut kembali mengetuk rumah Taqy Malik tiga hari kemudian.

"Ya udah pagi itu beliau datang ke rumah, saya kaget kan, saya senang juga, ya udah langsung saya ajak ke kantor, saya kasih kerjaan ke beliau buat di Taqychan Saffron buat bantu-bantu bersihin di lantai satu," ujar Taqy Malik.

Taqy Malik salut kepada perjuangan Kakek Santoso. Ia juga teringat dengan sosok ayahnya. Maka Taqy Malik mempekerjakan sang kakek.

"Ya pertimbangannya sih setidaknya saya di sini sebagai warga negara yang naik, sebagai seorang muslim yang sudah seharusnya saling membantu kalau memang kita mampu untuk membantu beliau ya udah saya bantu," katanya.

Taqy juga bersyukur meski saat pandemi kala ini, usahanya masih terus mempekerjakan karyawan baru.

"Ya pada intinya balik lagi saat kantor Taqychan Saffron ribuan orang yang mau daftar jadi karyawan bahkan ada yang diantara mereka rela buat enggak dibayar pun enggak masalah karena memang mereka hanya ingin butuh kerja berapa pun upahnya mereka enggak masalah, tapi justru di satu sisi lain ada seorang yang mungkin bukan bidangnya beliau. Pengalaman beliau juga bukan di situ, tapi karena Allah yang sudah menggerakan beliau ya akhirnya saya terima beliau buat di Taqychan Saffron," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel