Alasan Vladimir Putih Belum Beri Selamat Atas Kemenangan Joe Biden

Dusep Malik, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, telah menyatakan diri sebagai presiden terpilih melalui pemilu yang digelar pada 3 November lalu. Ucapan selamat dan harapan pun telah disampaikan banyak pemimpin negara di dunia, termasuk Indonesia.

Namun tak semua pemimpin negara telah menyampaikan selamat atas presiden AS terpilih, salah satunya Presiden Rusia Vladimir Putin. Hal ini pun dibenarkan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva.

"Ada banyak pertanyaan mengenai tanggapan Rusia atas pemilu AS. Saya ingin mengatakan bahwa presiden (Vladimir Putin) belum menyampaikan ucapan selamat kepada presiden AS terpilih," kata Vorobieva dalam keterangan pers virtual, Rabu, 11 November 2020.

Dubes Vorobieva mengatakan ucapan itu belum disampaikan oleh pihak Rusia lantaran masih banyak prosedur yang harus dilewati dalam proses pemilu AS, sampai salah satu pasangan capres secara resmi dinyatakan sebagai pemenang.

"Kami pikir lebih baik untuk menunggu hasil resmi, karena masih ada banyak prosedur yang harus dipenuhi sebelum hasil pemilu secara resmi diumumkan. Tentu kami berharap hubungan Rusia dan AS di bawah kepemimpinan siapa pun, akan dibangun dengan cara positif," ungkapnya.

Tak hanya Rusia, ucapan selamat kepada Joe Biden juga belum disampaikan secara resmi oleh pemerintah China. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, mengatakan hasil pemilu akan ditentukan berdasarkan hukum dan prosedur di AS. Oleh karena itu, Beijing akan mengikuti praktik yang berlaku secara internasional.

"Kami memperhatikan bahwa Biden telah menyatakan kemenangan dalam pemilihan. Kami memahami bahwa hasil pemilihan presiden akan ditentukan mengikuti hukum dan prosedur AS," kata Wang. (ase)