Album Ramadan Opick Sebagai Obat Kerinduan

TEMPO.CO, Jakarta -Pelantun tembang religi, Opick, merilis album kesembilan berjudul Ya Maulana. Momen menjelang bulan Ramadhan memang sengaja dipilihnya untuk menyesuaikan nuansa dalam lagu-lagunya. Untuk albumnya kali ini, Opick menyuguhkan 10 tembang yang salah satunya berduet dengan Adiba, putri almarhum Uje.

"Sebelum Ramadan ke luar karena sebulan ini luas sekali ruang untuk promo. Hari-hari biasa sangat sulit mendapat tempat di hati masyarakat," katanya saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Juli 2013.

"Mudah-mudahan album ini menjadi obat kerinduan kepada Opick. Ya Maulana artinya tuanku. Ketika orang menyanyi lagu ini sambil memohon kepada Allah," ucap penyanyi yang khas dengan sorban putih itu.

Pemilik nama lengkap Aunur Rofik Lil Firdaus ini mendapatkan inspirasi mencipta lagu dari pengalaman sehari-hari. Beberapa juga menuturkan tema kehidupan yang didapat dari cerita teman-teman. Untuk albumnya kali ini, Opick merasa optimis. Pasalnya ditengah maraknya pembajakan karya musik para musisi di Indonesia, ternyata masih banyak orang yang mengapresiasi karya mereka.

"Dengan bajakan yang luar biasa kaset sulit dijual. Tapi saya senang apresiasi masyarakat terhadap karya anak bangsa juga luar biasa," ujarnya bersahaja.

Dalam album kali ini, dia mengumpamakan sebagai paket lengkap. Tidak hanya mencipta nada dan mengarang lirik lagu, Opick juga menjadi produser dan sutradara untuk pembuatan video klipnya.

"Album kali ini dapat dijadikan renungan tentang perjalanan hidup," ujarnya berharap.

Debut musik religi Opick bermula pada tahun 2005. Kala itu ia mengeluarkan album berjudul Istighfar. Semenjak itu Opick tenar berkat lagu Tombo Ati yang mencetak hits. Penyanyi berusia 39 tahun itu pun sempat duet dengan Melly Goeslaw dalam lagu Takdir.

NURUL MAHMUDAH

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat