Album "Sticker" dari NCT 127 duduki peringkat ketiga di Billboard 200

·Bacaan 1 menit

Album studio ketiga grup idola K-pop NCT 127 bertajuk “Sticker” berhasil masuk di urutan ketiga tangga album Billboard 200 pekan ini di Amerika Serikat, mengutip laporan Yonhap pada Senin.

Album “Sticker” berisi single utama dengan judul sama yang terdiri dari 11 track telah memperoleh 62.000 unit album, termasuk 58.000 penjualan album konvensional dan 3.000 unit setara album (SEA), yang setara dengan 4,66 juta streaming berdasarkan permintaan dari 11 lagu.

Band ini sebelumnya masuk 10 besar dengan album studio keduanya “NCT #127 Neo Zone” yang memulai debutnya dan menduduki puncak nomor lima pada Maret 2020.

Artis K-pop lain yang masuk tiga besar di Billboard 200 adalah BTS, SuperM, dan BLACKPINK.

Baca juga: NCT 127 masuki tangga album musik "Top 40" Inggris

Menurut label SM Entertainment, album “Sticker” terjual 2,15 juta kopi pada minggu pertama rilis 17 September serta menduduki puncak tangga lagu musik lokal dan luar negeri.

Album tersebut juga debut di nomor 40 tangga album musik di Inggris minggu lalu, menandai pertama kalinya grup K-pop ini masuk ke dalam daftar.

Selain lagu “Sticker”, trek album lainnya termasuk lagu “Lemonade”, “Breakfast”, dan “Promise You”.

NCT 127 memulai debut di industri musik pada 2016 sebagai sub-unit dari boy band NCT yang dibentuk oleh SM Entertainment.

Berbasis di Seoul, NCT 127 juga memperoleh banyak pengikut di luar negeri, terutama di Amerika Serikat.

Selain NCT 127, album “Certified Lover Boy” dari Drake dan “Montero” dari Lil Nas X masing-masing berada di urutan pertama dan kedua tangga musik Billboard 200 pekan ini.

Baca juga: NCT 127 bagikan kisah di balik layar pembuatan album "Sticker"

Baca juga: NCT 127 hadirkan lagu hip-hop hingga balada lewat "Sticker"

Baca juga: Lisa BLACKPINK hingga NCT 127, idola K-pop "comeback" di September ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel