Alexandre Polking Fokus Berikan Gelar Piala AFF 2020, Masa Depan di Timnas Thailand Urusan Nanti

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Singapura - Pelatih Thailand, Alexandre Polking, menegaskan fokus sepenuhnya saat ini adalah memberikan gelar Piala AFF 2020. Polking belum memikirkan nasibnya setelah itu.

Alexandre Polking mendapatkan kontrak jangka pendek di Timnas Thailand. Kontrak pelatih asal Brasil itu akan berakhir setelah Piala AFF 2020.

Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) setelah itu akan mengevaluasi kinerja Alexandre Polking. Kemungkinan besar, pelatih yang akrab disapa Mano itu bakal mendapatkan perpanjangan kontrak karena kinerjanya terbilang memuaskan sampai saat ini.

"Kami belum membicarakan kontrak. Sekarang, saya tidak ingin memikirkannya," kata Alexandre Polking dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (31/12/2021).

"Tujuan kami adalah memenangi kejuaraan ini seperti yang ditargetkan sejak awal. Kemudian memberikan hadiah untuk masyarakat Thailand," ujar pelatih berusia 45 tahun itu.

Thailand selangkah lagi menjuarai Piala AFF 2020 setelah berhasil mengalahkan Timnas Indonesia dengan skor 4-0 (29/12/2021). Pada leg 2 yang digelar di National Stadium (1/1/2022), Teerasil Dangda dkk cukup membutuhkan hasil imbang untuk menyegel gelar.

Tak Ingin Jemawa

Empat gol bersarang ke gawang Timnas Indonesia masing-masing dicetak oleh kapten Thailand, Chanathip Songkrasin yang memborong dua gol (menit dua dan 53), Supachok Sarachat menit ke-68 dan diakhiri gol Bordin Phala tujuh menit menjelang waktu normal usai. (AP/Suhaimi Abdullah)
Empat gol bersarang ke gawang Timnas Indonesia masing-masing dicetak oleh kapten Thailand, Chanathip Songkrasin yang memborong dua gol (menit dua dan 53), Supachok Sarachat menit ke-68 dan diakhiri gol Bordin Phala tujuh menit menjelang waktu normal usai. (AP/Suhaimi Abdullah)

Pelatih Thailand, Alexandre Polking, memperingatkan anak asuhnya untuk tak ingin jemawa menghadapi Timnas Indonesia pada leg 2 final Piala AFF 2020, Sabtu (1/1/2022). Polking menegaskan, timnya akan bermain dengan kemampuan maksimal.

"Hal terpenting dalam dua hari ini setelah kami meraih hasil bagus adalah menyelesaikan turnamen dengan baik. Turnamen belum berakhir dan kami harus fokus," ucap Alexandre Polking.

"Kami juga harus memainkan pertandingan yang baik agar bisa memberikan penampilan bagus seperti yang kami bisa. Kemudian, kami bisa merayakan gelar setelah itu karena memang turnamen ini belum berakhir," tegas Polking.

Hampir Mustahil

Hingga laga usai, Dedik Setiawan dan kawan-kawan tidak mampu mencetak satu gol pun dan skor 0-4 menjadi modal yang terbilang berat untuk menghadapi leg kedua, 1 Januari 2022 mendatang. (AP/Suhaimi Abdullah)
Hingga laga usai, Dedik Setiawan dan kawan-kawan tidak mampu mencetak satu gol pun dan skor 0-4 menjadi modal yang terbilang berat untuk menghadapi leg kedua, 1 Januari 2022 mendatang. (AP/Suhaimi Abdullah)

Sementara itu, peluang Timnas Indonesia untuk meraih gelar Piala AFF 2020 belum tertutup. Pasukan Shin Tae-yong masih punya peluang meskipun terbilang sangat kecil.

Timnas Indonesia harus meraih kemenangan pada leg 2 final Piala AFF 2020 yang digelar 1 Januari 2022. Namun, kemenangan saja tidak cukup karena harus dalam jumlah besar yakni 5 gol.

Selain itu, Timnas Garuda juga tak boleh kebobolan lagi melawan Thailand. Misi yang sangat sukar dituntaskan melawan tim tangguh sekelas Thailand.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel