Alhamdulillah, Sudah 8 Ribu Pasien COVID-19 Sembuh di RSLI Surabaya

·Bacaan 2 menit

VIVA - COVID-19 bukan akhir segalanya, kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat menyampaikan testimoninya dalam acara Indonesia Berdoa secara virtual oleh Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Kamis, kemarin. Ia menyampaikan itu sebagai motivasi kepada para pasien yang berjuang melawan COVID-19 agar tidak patah arang dan terus semangat untuk sembuh.

Testimoni Sugiri ada benarnya. Jumlah pasien COVID-19 yang sembuh memang jauh lebih banyak dari pada yang tidak.

Seperti pasien-pasien yang dirawat di Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya, Jawa Timur. Sejak didirikan pada pertengahan 2020 lalu, sebanyak 8.066 pasien COVID-19 yang dirawat di sini sembuh dan pulih kembali.

Pada Jumat, 9 Juli 2021, sebanyak 98 pasien yang sembuh diwisuda di RSLI Surabaya. Itu adalah jumlah kesembuhan tertinggi dalam sehari di rumah sakit lapangan tersebut sejak didirikan.

Baca juga: Pecah Rekor, 1665 Kasus Positif COVID-19 di DIY

Pasien sembuh yang 8.000 jatuh pada pasien bernama Suharto (59 tahun), warga Kenjeran, Surabaya. Ia sembuh setelah sempat dirawat di RSLI selama sepuluh hari.

“Saya merasakan hal luar biasa pada tim medis yang bekerja tidak kenal lelah, siang dan malam untuk melayani ratusan pasien hingga sembuh,” kata Suharto saat acara wisuda pasien RSLI.

Penanggung jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara menyampaikan rasa syukurnya atas hasil jerih payah tim medis dan relawan yang telah berhasil menyembuhkan 98 pasien pada hari ini. Dengan kepulangan 98 pasien hari ini, akan banyak memberikan kesempatan pasien lain yang menunggu untuk segera masuk dan ditangani di RSLI.

Nalendra mengatakan saat ini adalah masa keprihatinan setelah gelombang kedua COVID-19 melanda Indonesia yang kondisinya lebih tinggi dibandingkan Januari-Februari yang lalu. RSLI dengan formasi tenaga kesehatan dan relawan yang ada tetap menjadi garda depan penanganan COVID-19, menangani pasien gejala ringan, sedang, dan berat.

Nalendra mengapresiasi para tenaga kesehatan karena sudah setahun lebih bertugas masih tetap terjaga komitmen dan perjuangannya melayani pasien COVID-19. Dibutuhkan kebersamaan dan gotong-royong semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat untuk mengatasi bersama pandemi COVID-19.

“Bantu kami untuk mengurangi antrean penderita COVID-19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan 5 M, menaati semua ketentuan dan peraturan pemerintah untuk mengendalikan situasi yang ada,” ujar Nalendra.

Juru bicara RSLI Radian Jadid menuturkan berdasarkan data yang ada, per tanggal 9 Juli 2021 total jumlah pasien yang masuk dan dirawat di RSLI sebanyak 8.774 orang. Dari jumlah itu, total sembuh sebanyak 8.066 orang.

Sementara pasien yang masih dirawat sebanyak 311 orang dan pasien yang masing masuk dalam daftar tunggu sebanyak 102 orang. Sementara tempat tidur atau bed yang tersedia sebanyak 410 bed.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel