Alibaba memuji Hong Kong pada awal kampanye ritel untuk pencatatan saham 13 miliar dolar

Oleh Scott Murdoch

HONG KONG (Reuters) - Ketua Alibaba Group Daniel Zhang mengatakan "masa depan Hong Kong cerah" ketika raksasa e-commerce memulai kampanye ritel untuk pencatatan sekundernya di kota yang dicengkeram oleh protes yang semakin keras dan resesi.

Sebagai yang pertama di pusat keuangan Asia, Alibaba mengatakan bahwa pencatatan tersebut akan sepenuhnya otomatis dan tanpa kertas untuk mencerminkan standar lingkungannya, membenarkan kisah Reuters sebelumnya.

Namun, para bankir investasi yang akrab dengan pencatatan itu mengatakan langkah itu menghindari kemungkinan publisitas para investor yang antri di bank untuk melakukan pemesanan saham sementara protes berkobar di sekitar mereka.

Empat ribu orang telah ditangkap di Hong Kong sejak Juni dan ekonomi wilayah itu telah tenggelam ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam satu dasawarsa ketika demonstrasi anti-pemerintah mengganggu bisnis dan menghalangi wisatawan.

Zhang tidak menyebutkan kerusuhan dalam surat ketua termasuk dalam prospektus tambahan perusahaan.

"Selama beberapa tahun terakhir, ada banyak reformasi yang menggembirakan di pasar modal Hong Kong. Selama masa perubahan yang berkelanjutan ini, kami terus percaya bahwa masa depan Hong Kong tetap cerah," tulisnya.

Alibaba yang berbasis di Hangzhou berharap dapat menghimpun dana hingga 3,4 miliar dolar AS dalam pencatatan di Hong Kong dan sahamnya akan mulai diperdagangkan pada 26 November. Harga eceran saham akan dibatasi masing-masing seharga 188 dolar Hong Kong.

Penjualan saham diatur untuk menjadi yang terbesar di Hong Kong dalam lebih dari sembilan tahun, dan datang ketika Beijing mencari dukungan dari para taipan dan pengusaha wilayah semi-otonom untuk mempertahankan rasa bisnis seperti biasa dalam menghadapi kerusuhan selama lebih dari lima bulan.

Awalnya Alibaba mempertimbangkan IPO Hong Kong pada 2013, tetapi akhirnya memilih New York setelah gagal mendapatkan persetujuan dari regulator Hong Kong untuk struktur tata kelola yang tidak biasa.

Harga institusional akan diselesaikan pada 20 November setelah book building -- proses penawaran awal untuk menentukan harga jual saham IPO dengan melihat minat beli investor -- yang sedang berlangsung untuk investor global.

Dalam komponen ritel, 12,5 juta saham akan ditawarkan, yaitu 2,5 persen dari total kesepakatan, namun dapat ditingkatkan hingga 50 juta saham, atau 10 persen dari total transaksi.

Alibaba juga memiliki opsi untuk melakukan apa yang disebut opsi penjatahan untuk menambah 75 juta saham tambahan ke dalam kesepakatan.