Alien Itu Ramah tapi Sangat Berbahaya

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Guru Besar Fisika Teori dari City College of New York, Amerika Serikat (AS), Michio Kaku, meyakini bahwa alien benar-benar ada di luar Bumi. Tapi, menurutnya, mencari alien sama saja mengumbar ide buruk.

Kaku terkenal karena kontribusinya pada Teori String melalui buku barunya yang berjudul 'The God Equation' yang mencakup gerakan kontemporer dalam sains dan teknologi, menurut situs New York Post, Kamis, 8 April 2021.

Baca: Pacar Elon Musk Rela Jadi Pekerja Kasar dan Mati di Mars

Di masa lalu, Kaku berteori bahwa manusia mungkin bertemu dengan alien dalam abad ini. Tapi, ia mengingatkan, manusia harus berhati-hati jika ingin melakukan kontak dengan mereka.

“Kita semua tahu apa yang terjadi pada Montezuma ketika dia bertemu Cortes di Meksiko ratusan tahun silam," katanya, mengacu pada kematian yang menghancurkan Kekaisaran Aztec abad ke-16 yang dipicu oleh apa yang tampaknya merupakan persahabatan yang nyaman dengan Penakluk Spanyol, Hernan Cortes.

Cortes, yang dikenal ramah, berubah menjadi seseorang yang menjatuhkan Kekaisaran Aztec ketika penjajah Spanyol merebut kekuasaan dari penduduk asli. Sejarawan menggambarkan adanya miskomunikasi besar akibat budaya yang berbeda.

Mungkin juga karena Cortes berbohong kepada Raja Spanyol sebagai pembenaran untuk berperang melawan Suku Aztec. Nah, Kaku berhipotesis bahwa pengunjung dunia lain atau alien juga bisa mendekat secara ramah, meskipun mereka bisa saja memendam niat yang lebih berbahaya.

“Sekarang, secara pribadi, saya berpikir kalau alien akan bersahabat (dengan manusia). Tapi kita tidak bisa bertaruh. Jadi saya pikir kami akan melakukan kontak tetapi kami harus melakukannya dengan sangat hati-hati," tutur Kaku.

Pertemuan yang berpotensi menciptakan bencana juga bisa terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan. Sebentar lagi Teleskop James Webb milik Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) akan ada di orbit, dan manusia akan memiliki kesempatan melihat ribuan planet di Tata Surya.

"Itulah mengapa menurut saya kemungkinannya cukup tinggi bahwa kita dapat melakukan kontak dengan peradaban alien," tegas Kaku. Pencarian kehidupan asing atau alien di alam semesta cenderung fokus pada lingkungan yang layak huni. Tapi kini, para ilmuwan mempertimbangkan untuk melihat 'dunia mati' yang bahkan ingin mengisinya dengan kehidupan.