Alih-Alih Ghosting, Para Ahli Sarankan Beri Pesan untuk Mengakhiri Hubungan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Mengucapkan kata putus dengan pasangan bisa menjadi hal yang sulit dilakukan. Tidak tahu harus berkata apa dan bagaimana mengekspresikan diri saat putus adalah masalah umum yang dihadapi kebanyakan orang.

Beberapa menganggapnya tidak sopan sementara yang lain berpikir itu cara sopan untuk putus dengan seseorang.

Jika Anda salah satu orang yang berpikir demikian, maka rekomendasi pesan perpisahan dari beberapa ahli ini dapat membantu Anda mengakhiri hubungan seperti yang Anda inginkan, dilansir dari BBC.

1. Ketika kencan tidak berjalan dengan baik

Generasi muda saat ini sangat tertarik pada keamanan emosional dan tidak ingin mengecewakan orang lain – itulah salah satu alasan mereka untuk ghosting, jelas Jean Twenge, profesor psikologi sosial di San Diego State University.

Cobalah untuk jujur adalah cara yang baik untuk menyampaikan berita yang tidak diinginkan. Buat pesan tersebut tetap sederhana, to the point, tanpa terlalu menyakitkan, seperti "Maaf, tapi aku tidak terlalu suka kencan yang kita jalani. Aku merasa hubungan ini tidak bisa berjalan dan berharap yang terbaik untuk kamu."

2. Ketika Anda berdua telah mengirim pesan teks untuk beberapa waktu

Jika Anda berdua telah saling mengirim pesan teks tapi Anda tidak lagi tertarik dengan orang itu, Pakar kencan Celebs Go Dating Lady Nadia Essex menyarankan kalimat seperti, “Saya tahu kita sudah cukup sering saling mengirim pesan dan saat mengenal satu sama lain melalui pesan tetapi bagi saya itu adalah sebagai teman. Tidak yakin apakah Anda akan tertarik untuk itu?”

Ini akan memberi pesan jelas bahwa Anda tidak tertarik untuk membawa hubungan ini ke jenjang lebih lanjut tanpa membuat lawan bicara Anda tersinggung.

3. Ketika pesan yang baik berhasil

Sebuah teks selalu dapat mengatur nada untuk hubungan Anda saat ini dan masa depan. Memiliki hubungan baik dengan semua orang adalah cara yang baik untuk menghindari kegagalan.

Jadi, sesuatu seperti, “Saya pikir kita belum bertemu belahan jiwa kita. Aku tahu ada orang lain untukmu dan aku yakin kamu akan sangat bahagia saat bertemu dengan mereka. Aku merasa aku bukan orangnya” akan sangat membantu.

4. Ketika Anda berada dalam hubungan biasa

Jika Anda mengakhiri hubungan jangka panjang, konselor Peter Saddington menyarankan Anda untuk berbicara secara langsung.

Tetapi jika Anda baru saja berkencan beberapa kali maka mungkin dapat diterima untuk melakukannya melalui teks.

Teks sederhana seperti "Sangat menyenangkan berteman dengan Anda, tetapi saya tidak begitu yakin ke mana arahnya." bisa langsung ke intinya dan melakukan pekerjaan dengan cepat. Karena hubungan biasa tidak termasuk keintiman, maka relatif lebih mudah untuk memutuskan hubungan.

5. Ketika hubungan tidak berhasil

Pesan singkat yang berisikan fakta adalah cara terbaik untuk mengakhiri hubungan yang tidak berhasil, alih-alih mengatakan hal-hal seperti, "Saya menikmati kencan dan berpikir Anda adalah orang yang baik."

Kalimat seperti itu mungkin cocok untuk beberapa orang, tetapi itu dapat menciptakan ketidakpastian dan meninggalkan mereka dengan pertanyaan yang tidak terjawab: "Jika saya begitu hebat, mengapa dia tidak menyukai saya? " atau "Mungkin dia akan berubah pikiran."

Pastikan juga Anda melakukannya secara pribadi, tidak di media sosial atau secara publik. Dan ingat mereka selalu dapat membagikan apa pun yang Anda tulis kepada mereka, jadi berhati-hatilah dengan apa yang Anda katakan.

Reporter: Lianna Leticia

Infografis Siap-Siap Vaksinasi Booster Covid-19 Dimulai 12 Januari 2022

Infografis Siap-Siap Vaksinasi Booster Covid-19 Dimulai 12 Januari 2022. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Siap-Siap Vaksinasi Booster Covid-19 Dimulai 12 Januari 2022. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel