Aliko Dangote, Satu-satunya Orang Nigeria di Daftar Orang Terkaya Dunia yang Borong Ribuan Mobil Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Orang terkaya di Afrika, Aliko Dangote, bergabung dalam daftar miliarder dunia karena kekayaannya meningkat menjadi USD 17,8 miliar (Rp 256 triliun). Kekayaan tersebut naik dari USD 14,8 miliar (Rp 213 triliun) tahun lalu.

Aliko Dangote adalah satu-satunya orang Nigeria yang masuk dalam puncak tahunan daftar miliarder dunia versi Bloomberg.

Selain Dangote, 3 orang Afrika juga masuk dalam daftar berasal dari Afrika Selatan. Mereka adalah Johann Rupert dengan kekayaan sebesar USD 10,1 miliar (Rp 145 triliun), Nicky Oppenheimer dengan kekayaan sebesar USD 7,8 miliar (Rp 112 triliun), dan Natie Kirsh dengan kekayaan sebesar USD 7,15 miliar (Rp 102 triliun).

Kemudian, Nassef Sawiris dari Mesir juga termasuk dalam daftar miliarder Afrika dengan kekayaan sebesar USD 6,93 miliar (Rp 99,6 triliun).

Melansir dari Forbes dan Vanguard, Minggu (22/8/2021), Bloomberg Billionaires Index adalah peringkat harian orang-orang terkaya di dunia.

Bloomberg berusaha untuk memberikan perhitungan paling transparan dan setiap profil miliarder dilengkapi dengan analisis terperinci terkait bagaimana kekayaan orang tersebut dihitung.

Indeks adalah ukuran dinamis kekayaan pribadi berdasarkan perubahan pasar, ekonomi, dan pelaporan Bloomberg. Kekayaan bersih akan diperbarui setiap hari kerja setelah penutupan perdagangan di New York.

Saham di perusahaan publik dinilai menggunakan harga penutupan terakhir saham. Valuasi akan dikonversi ke dolar AS dengan nilai tukar saat ini.

Siapa Dangote?

(Foto: Connectnigeria)
(Foto: Connectnigeria)

Dangote yang sudah menjadi orang terkaya di Afrika selama 8 tahun berturut-turut adalah satu-satunya orang Nigeria dalam daftar 120 miliarder dunia teratas.

Dangote mengendalikan Dangote Industries yang berdiri pada 1981. Bahkan dia memulai bisnisnya sendiri sejak usia 21 tahun.

Perusahaan yang berbasis di Lagos, Nigeria ini memiliki produsen semen terbesar di Sub-Sahara Afrika, Dangote Cement.

Perusahaan semen tersebut yang memiliki kuota terbesar di pasar saham membukukan laba setelah pajak sebesar NGN 191,6 miliar (Rp 6,6 triliun).

Dangote Industries juga menjalankan perdagangan gula, garam, pupuk dan makanan kemasan.

Pada 2020 lalu, Indonesia dihebohkan dengan banyaknya jumlah pembelian unit mobil buatan Indonesia, atau yang dikenal sebagai Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). Terkuak jika mobil tersebut diborong Aliko Dangote sebanyak 10.000 unit.

Aliko Dangote bercerita mengenai pengalaman masa mudanya, di mana ketika dia masih muda, dia membeli permen, memberikannya kepada orang lain untuk dijual, dan dia tetap mendapat untung.

Reporter: Shania

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel