Aliran Listrik di Cianjur Padam Usai Gempa, Jaringan Telekomunikasi Mulai Pulih

Merdeka.com - Merdeka.com - Aliran listrik terputus setelah gempa mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat. Jaringan telekomunikasi terganggu.

Operator seluler saat ini sedang berupaya memulihkan jaringan telekomunikasi setelah gempa. Direktur Operasi Jaringan Smartfren Agus Rohmat mengatakan, kondisi jaringan mereka aman meski ada sekitar 2 situs yang mati karena aliran listrik terputus.

"Saat ini jaringan Smarftren dalam kondisi yang aman dan pelanggan tetap bisa berkomunikasi," kata Agus melalui keterangan tertulis, Senin (21/11).

Smartfren memiliki 152 menara telekomunikasi di sekitar Cianjur. Menurut Agus, situs yang terkendala tidak mengalami kerusakan dan mereka sedang menangani masalah tersebut.

Dihubungi terpisah, operator seluler XL Axiata mengatakan beberapa menara telekomunikasi mereka terdampak pemadaman listrik, namun, jaringan telekomunikasi tetap menyala.

"Kami telah memastikan bahwa jaringan XL Axiata di area Cianjur dan kota/kabupaten sekitarnya masih tetap terjaga dan beroperasi," kata Kepala Komunikasi Korporat XL Axiata Retno Wulan, dikutip Antara.

Operator seluler itu mengerahkan tim untuk memulihkan menara telekomunikasi dan menggunakan genset untuk pasokan daya.

"Selain itu, dari pusat monitoring jaringan, XL Axiata telah melakukan rekayasa jaringan agar layanan di area-area tersebut tetap bisa melayani pelanggan secara maksimal," kata XL Axiata.

Jaringan Telkomsel Berangsur Pulih

Operator seluler Telkomsel, anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Telkom Group, mengatakan jaringan telekomunikasi Telkomsel di Cianjur, Jawa Barat sudah berangsur pulih setelah di beberapa titik terdampak gempa magnitudo 5,6.

"Saat ini secara berkala kondisi jaringan sudah berangsur pulih," kata Wakil Direktur Komunikasi Korporat Telkomsel Saki Hamsat Bramono dalam penyataan resmi kepada ANTARA.

Telkomsel mengatakan secara umum jaringan di wilayah Cianjur normal setelah bencana alam siang ini. Telkomsel mengatakan kualitas layanan mereka terganggu di beberapa titik di Cianjur yang terdampak gempa. Menara seluler (BTS) di beberapa lokasi di Cianjur terkena pemadaman listrik.

Operator seluler itu saat ini sedang berupaya memulihkan jaringan akibat pemadaman listrik antara lain dengan mengerahkan genset cadangan bergerak.

"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan berupaya melakukan percepatan pemulihan jaringan akibat pemadaman listrik dengan memberdayakan mobile backup genset untuk mendukung operasional BTS yang terdampak agar pelanggan dapat menikmati kembali layanan Telkomsel dengan normal," kata Saki.

Kondisi jaringan Telkomsel untuk wilayah DKI Jakarta berjalan normal. Operator seluler itu melalui keterangan resmi juga menyampaikan ungkapan kepedulian mereka terhadap masyarakat yang terdampak gempa Cianjur.

"Telkomsel turut prihatin atas terjadinya bencana alam gempa bumi yang terjadi di wilayah Cianjur, Jawa Barat. Semoga masyarakat yang terdampak diberi ketabahan," kata Saki.

Gempa bumi berkekuatan 5,6 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Cianjur sekitar pukul 13.30 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan pusat gempa berada di di kedalaman 10 kilometer. Getaran gempa terasa terasa hingga Jakarta dan sekitarnya. [gil]